Dessy ajak masyarakat perangi kekerasan terhadap anak

id kekerasan terhadap anak,perangi kekerasan terhadap anak,dessy afriyanti adipati,bunda paud waykanan

Bunda PAUD Kabupaten Waykanan, Dessy Afriyanti Adipati (Foto : Antaralampung.com/Emir FS/Dok)

Tidak ada kata maaf dan damai bagi pelaku tindak kekerasan terhadap anak. Walaupun pelakuknya dari keluarga tidak ada kata maaf dan damai, agar memberikan contoh dan efek jera kepada para pelaku kekerasan, katanya
Waykanan, Lampung (Antaranews Lampung) – Bunda PAUD Kabupaten Waykanan, Provinsi Lampung, Dessy Afrianty Adipati sepakat dan sangat mendukung gerakan pemerintah untuk memerangi kekerasan terhadap anak.

"Anak adalah generasi harapan masa depan, hancur negara ini kalau generasinya hancur, Karena itu jika ingin bangsa ini baik, harus pula dibarengi dengan sikap dan perbuatan dan mendukung pemupukan generasi berkualitas," kata Dessy di Waykanan, Selasa (13/3).

Dessy menjelaskan, Pemkab Waykanan terus berkomimtmen mendukung Gerakan Nasional Anti Kekerasan Terhadap Anak, karena itu Bunda PAUD di semua kecamatan di Kabupaten Waykanan menyatukan visi misi mendukung gerakan tersebut.

Ia menilai, tindakan Kekerasan terhadap anak saat ini sudah merajalela, bahkan pelaku bukan dari orang lain tapi dari dalam keluarga.

Dengan tingginya kekerasan asusila terhadap anak, Dessy meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk mengecek dan mendata kebutuhan pendidikan di daerah terpencil.

"Tidak ada kata maaf dan damai bagi pelaku tindak kekerasan terhadap anak. Walaupun pelakuknya dari keluarga tidak ada kata maaf dan damai, agar memberikan contoh dan efek jera kepada para pelaku kekerasan," katanya.

Ia menjelaskan, pihaknya akan melakukan sosialaisasi kepada guru-guru yang ada untuk mencegah terjadinya tindak kekerasan terhadap anak di lingkungan rumah dan di sekolah.

Untuk mengatasi hal tersebut, Pemkab Waykanan menggandeng guru dan organisasi wanita lainnya untuk melakukan sosialisasi terhadap guru PAUD agar memberikan perlindungan dan pendidikan kepada anak usia dini agar terhindar dari tindak kekerasan yang sering terjadi di sekolah.

"Kita harapkan melalui sosialisasi ke setiap SD hingga SMA, tidak ada korban lagi yang berjatuhan akibat ulah pelaku–pelaku kekerasan terhadap anak," kata Dessy yang juga isteri Bupati Waykanan Raden Adipati Surya ini.

Bunda PAUD Waykanan ini juga menyatakan akan melakukan koordinasi dengan satuan kerja, pengurus untuk melalukan pendataan pengembangan anak usai dini di Waykanan.


 
Pewarta :
Editor: Edy Supriyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar