Polisi segel Kantor BMT di Mesuji

id kantor bmt disegel, mesuji lampung

Kantor Baitul Maal wat Tamwil (BMT) Mandiri Karya Utama di Desa Berasan Makmur Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Mesuji Provinsi Lampung, Senin (8/8) disegel aparat kepolisian dan warga terkait dugaan penipuan (FOTO: ANTARA Lampung/Raharja)

...Penyegelan itu terkait laporan ratusan warga setempat atas dugaan penipuan yang telah dilakukan oleh pimpinan BMT hingga mencapai Rp4 miliar...
Mesuji, Lampung (ANTARA Lampung) - Kepolisian Sektor Tanjung Raya bersama ratusan warga menyegel kantor Baitul Maal wat Tamwil (BMT) Mandiri Karya Utama yang terletak di Desa Berasan Makmur Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Mesuji Provinsi Lampung, Senin.

Penyegelan itu terkait laporan ratusan warga setempat atas dugaan penipuan yang telah dilakukan oleh pimpinan BMT hingga mencapai Rp4 miliar.

Rijal (30), salah satu pencari nasabah yang akan menabung di BMT itu mengatakan, sebelum penyegelan dilakukan, ratusan warga yang merupakan nasabah mendatangi kantor BMT untuk menanyakan tabungan mereka yang tidak kunjung dapat dicairkan.

Namun setelah dikonfirmasi kepada pihak BMT Tanjung Raya itu, para nasabah digegerkan dengan informasi bahwa uang tabungan masyarakat tersebut telah dibawa kabur oleh pimpinan BMT bernama Abib Abdul Rohman Ali.

Atas kejadian itu, puluhan anggota polisi dengan dibantu ratusan masyarakat sekitar melakukan penutupan serta penyegelan dan memasang garis polisi (police line) di area sekitar kantor BMT itu.

Kapolsek Tanjung Raya AKP Kurmen saat dikonfirmasi mengatakan, penyegelan itu dilakukan atas laporan masyarakat tentang pengaduan penipuan yang dilakukan pihak BMT setempat.

Saat ini permasalahan tersebut telah dilimpahkan ke Polres Mesuji untuk ditindaklanjuti, kata Kurmen pula.

Ratusan nasabah BMT Mandiri Karya Utama yang menjadi korban penipuan manajemen koperasi yang berbasis simpan pinjam itu, dengan investasi nasabah setidaknya mencapai sekitar Rp4 miliar yang dibawa kabur pimpinan BMT itu.

Pada lokasi kantor BMT Mandiri Karya Utama yang terletak di Desa Berasan Makmur Kecamatan Tanjung Raya Mesuji terlihat sepi dan tidak ada aktivitas kegiatan kantor lagi, setelah disegel oleh ratusan masyarakat Mesuji dan dibantu pihak kepolisian.

Yunita Sari, salah satu nasabah BMT itu meminta pihak penegak hukum dapat membantu nasabah untuk mendapatkan haknya kembali.

Terpisah Sukirman, Sekretaris Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Mesuji mengakui memang BMT Mandiri Karya Utama tersebut tidak terdaftar di Dinas Koperasi dan UMKM setempat.

"BMT itu memang tidak terdaftar, sudah berulang kali kami tegur untuk tidak beroperasi tapi tetap ngotot," ujar Sukirman pula. (Ant)
Pewarta :
Editor: Samino Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar