FBI Selidiki Peretas Twitter AP

id FBI Selidiki Peretas Twitter AP

Washington, (Antara/Reuters) - Biro Penyeledikian Federal (FBI) sedang menyelidiki bagaimana para peretas bisa  mengirimkan twit palsu kepada kantor berita Associated Press Twitter yang mengatakan Presiden Barack Obama Amerika Serikat terluka dalam dua ledakan di Gedung Putih.
         
Juru bicara FBI Jenny Shearer mengkonfirmasikan penyelidikan tersebut, tetapi dia tidak memberikan rincian lebih lanjut.
         
Pengiriman twit palsu itu menyebabkan  pasar terguncang. Komisi Perdagangan Saham dan Valuta asing  AS juga mencermati ke dalam atas materi itu.
         
Para peretas berhasil membobol akun Twitter kantor berita Associated Press  pada Rabu dini hari dan menyiarkan berita bohong tentang dua ledakan di Gedung Putih yang kemudian mengguncang bursa saham AS.
         
Segera setelah diretas, Twitter menutup akun AP untuk sementara setelah klarifikasi dari akun Humas AP (@AP_CorpCom) bahwa akun @AP telah diretas.
 
Penerjemah : A Krisna
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar