Kalapas: 80 persen warga binaan telah divaksinasi

id Lapas rajabasa, napi lapas rajabasa, warga binaan lapas rajabasa

Kalapas: 80 persen warga binaan telah divaksinasi

Kalapas Kelas I Bandarlampung, Maizar. (ANTARA/DAMIRI)

Saat ini antusias mereka sangat besar setelah mereka tahu manfaat vaksinasi sehingga jumlah warga binaan yang melakukan vaksinasi terus bertambah, katanya
Bandarlampung (ANTARA) - Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas I Bandarlampung, Maizar mengatakan sebanyak 
80 persen dari total 1.102 warga binaan di lapas tersebut telah melakukan vaksinasi COVID-19.

"Untuk vaksin tahap I dan II warga binaan kita sudah ada 80 persen yang divaksin," kata Maizar di Bandarampung, Jumat.

Dia menjelaskan selain vaksin tahap I dan II, untuk warga binaan yang melakukan vaksin jenis booster masih kisaran sebesar 70 persen dari total sebanyak 1.102 warga binaan.

"Saat ini antusias mereka sangat besar setelah mereka tahu manfaat vaksinasi sehingga jumlah warga binaan yang melakukan vaksinasi terus bertambah. Kalau untuk petugas semua sudah divaksin baik tahap I, II, maupun booster," kata dia.

Maizar menambahkan meskipun warga binaan sudah banyak yang divaksinasi, namun pihaknya tetap menerapkan protokol kesehatan guna mencegah terjadinya penularan COVID-19 terhadap warga binaan.

Pihaknya tetap menerapkan protokol kesehatan baik untuk warga binaan maupun petugas seperti melakukan penjemuran badan, pemberian vitamin, dan lainnya.

"Prokes tetap kita jaga baik terhadap warga binaan maupun petugas. Itu kita lakukan agar tidak warga binaan kita dan petugas selalu sehat dan terhindar dari penularan COVID-19," kata dia.

Ke depan, lanjut Maizar, pihaknya akan terus melakukan koordinasi baik bersama Dinas Kesehatan, pemerintah kota, TNI-Polri, dan instansi lainnya agar bisa dilakukan vaksinasi susulan terhadap warga binaan yang belum baik tahap I, II, maupun booster.

"Mudah-mudahan secepatnya akan bisa di vaksin susulan lagi bagi yang belum. Karena untuk vaksin warga binaan itu tidak akan selesai, karena ada yang keluar ada juga yang masuk," katanya.
Pewarta :
Editor : Edy Supriyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2022