Harga ikan di Bandarlampung stabil meski pasokan berkurang

id Harga ikan,Bandarlampung,Lampung.Antaranews.com

Salah seorang pedagang ikan di Pasar Lelang Bandarlampung, menawarkan dagangannya kepada para pengunjung pasar ikan tersebut. (Hisar Sitanggang/Antaralampung.com)

Bandarlampung (ANTARA) - Harga ikan laut di sejumlah pasar dan pelelangan ikan tetap stabil meski pasokan dari nelayan agak berkurang karena faktor cuaca.

"Harga ikan laut untuk sementara stabil, ikan Simba harganya Rp 30.000 hingga Rp 35.000 per kilogram belum ada kenaikan meskipun pasokan agak berkurang karena cuaca berangin dan sedang terang bulan," ujar Udin, salah satu pedagang ikan di pelelangan ikan Lempasing, Rabu.

Menurut dia, faktor cuaca sangatlah mempengaruhi tangkapan dan pasokan ikan ke pedagang. Untungnya harga tidak naik, dan bila ada kenaikan masih dalam batas wajar.

"Pembeli masih ramai hingga saat ini karena harga stabil, tapi kita juga harus menyiasati bila ada pembeli menginginkan jenis ikan yang stoknya sedang kosong. Biasanya saya ganti dengan jenis ikan tertentu yang sedang musim," ujarnya.

Menurut dia, berkurangnya pasokan ikan dari nelayan merupakan hal wajar yang sering dialami para pedagang ikan setiap tahunnya.

"Kita sudah terbiasa menghadapi situasi seperti ini, setiap tahunnya pasti ada satu hingga dua kali kita kesulitan mendapatkan pasokan karena faktor cuaca," katanya.

Hal yang sama juga dikatakan oleh Ur, salah seorang pedagang ikan keliling di pasar Kota Karang.

Menurut dia, terkadang dirinya kesulitan mendapatkan pasokan ikan saat cuaca buruk seperti angin kencang, terang bulan ataupun saat ada bencana seperti gempa bumi.

"Saat ini ikan memang sedang sulit karena terang bulan tapi ada beberapa ikan malah yang sedang musim seperti ikan tongkol. Harga ikan juga masih stabil ikan layang Rp 22.000 per kilogram, dan ikan kembung Rp 21.000 per kilogram," katanya.


 
Pewarta :
Editor: Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar