Kekurangan tenaga pengiriman logistik Pemilu di Batam molor

id distribusi logistik pemilu molor, distribusi logistik batam

Contoh lima surat suara untuk Pemilu serentak 17 April 2019.(reprensi pihak ketiga) (/)

Memang molor dari waktu yang dijadwalkan, karena kami kekurangan tenaga
Batam (ANTARA) (ANTARA) - Kekurangan tenaga pengiriman logistik Pemilu di Kota Batam Kepulauan Riau, molor dan hingga berita ini diturunkan masih terdapat ribuan kotak suara untuk lima kecamatan belum terkirim.

"Memang molor dari waktu yang dijadwalkan, karena kami kekurangan tenaga," kata Komisioner KPU Batam, Sudarmadi saat ditemui di gudanglogistik Pemilu di Batam, Selasa.

Bahkan, ia mengakui masih banyak kertas suara dan logistik lainnya yang belum dimasukkan ke dalam kotak suara sesuai aturan, yaitu untuk Kecamatan Sekupang dan Sagulung.

Padahal, berdasarkan jadwal, seluruh logistik pemilu sudah tiba di seluruh kecamatan kecuali Sekupang yang rencananya diantar hari ini.

Sudarmadi mengatakan pihaknya terus menggesa penyaluran logistik agar bisa sampai di TPS sebelum esok hari.

"Kami mendapatkan bantuan tenaga dari berbagai instansi. Jumlahnya ratusan orang," kata dia.

Tenaga untuk mengeluarkan kotak suara dan memasukkannya ke truk-truk itu antara lain dari Dinas Perhubungan, Satpol PP, perangkat kecamatan, PPK dan PPS.

"Semua turun," kata dia.

Saat ini, gudang logistik KPU dipenuhi banyak orang yang lalu lalang, relatif tanpa pemeriksaan dan pengamanan ketat.

Di tempat yang sama, Komisioner KPU Kepri yang ikut memantau di gudang logistik mengatakan harapannya seluruh logistik sudah terdistribusikan hari ini pukul 14.00 WIB.

"Risiko besarnya tidak jadi pemilu," kata dia.
Pewarta :
Editor: Samino Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar