FPMI galang dana untuk korban gempa Lombok

id galang dana, korban gempa lombok, fpmi lampung timur

Fron Pecinta Masjid Indonesia (FPMI) di Kabupaten Lampung Timur menggalang dana untuk korban gempa Lombok di Jalinpantim Way Jepara, Lampung Timur, Rabu (8/8) (Foto: Antaralampung.com/Muklasin)

Kepada para pengendara motor, mobil dan yang berjalan kaki juga yang di toko atau warung kami mengajak berpartisipasi untuk menolong saudara kita
Lampung Timur  (Antaranews Lampung) - Fron Pecinta Masjid Indonesia (FPMI) di Kabupaten Lampung Timur Provinsi Lampung menggalang dana bagi korban bencana gempa di Lombok, NTB yang terjadi pada Minggu (5/8) berkekuatan 7.0 SR.

"Kami dari FPM Indonesia mengajak untuk turut serta membantu saudara-saudara kita yang di Lombok dengan menyalurkan dananya, semoga harta kita yang untuk menolong dilipatgandakan oleh Allah SWT, " kata Sanusi, seorang anggota FPMI dalam penyampaian kepada para pengendara yang melintas di Jalan Lintas Pantai Timur Way Jepara Kabupaten Lampung Timur, Rabu pagi.

"Kepada para pengendara motor, mobil dan yang berjalan kaki juga yang di toko atau warung kami mengajak berpartisipasi untuk menolong saudara kita," kata dia.

"Melalui bantuan ini sama dengan meningkatkatkan persatuan dan kesatuan sesama anak bangsa Indonesia, kita peduli sesama anak bangsa, musibah di sana adalah musibah kita, kita sayang sama saudara-saudara kita," ungkapnya.

Yusprian Andri Ketua I FPM Indonesia Kabupaten Lampung Timur menjelaskan pihaknya menggalang dana sebagai bentuk solidaritas kepada saudara se- Tanah Air di Lombok.

"Kita mengajak warga yang melintas di jalan untuk berdonasi, " ujar Yusprian Andri.

Selain menggalang dana kepada warga di jalan, FPMI juga membuka donasi melalui rekening bersama.

"Buat siapa saja yang mau membantu, karena banyak teman teman di luar negeri ingin ikut berpartisipasi membantu korban di Lombok, " ujar dia lagi.

"Dana yang terkumpul akan disalurkan secara langsung ke korban di Lombok, nanti anggota FPMI akan langsung ke sana menyalurkan bantuan ini," tambahnya.

Dia berharap dengan bantuan ini masyarakat Lombok terbantu. "Mereka tidak sendiri karena kami merasakan apa yang dirasakan korban di sana dan kami juga berharap semua masyarakat bergerak tanpa memandang suku dan agama karena ini adalah masalah kemanusian," ujarnya.
Pewarta :
Editor: Samino Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar