Tentara Turki dan AS berpatroli di dekat markas petempur Kurdi

id Kurdi, petempur Turki

Tentara AS di markas pasukan YPG Kurdi di Mount Karachok dekat Malikiya, Suria (25/04/17) (Reuters) (Reuters/)

        Ankara (Antara/Reuters) - Tentara Turki dan Amerika Serikat memulai patroli independen di Suriah utara sepanjang garis yang memisahkan daerah-daerah kekuasaan Turki dari Kota Manbij, di mana Ankara mengatakan para petempur milisi Kurdi bermarkas, menurut militer Turki, Senin.

        Awal bulan ini Turki dan AS mengesahkan kesepakatan sementara untuk mengatasi berbulan-bulan perselisihan atas kota, di mana milisi YPG Kurdi akan mundur dari Manbij dan pasukan Turki serta AS akan bersama-sama menjaga keamanan dan stabilitas di sana.

        Ankara marah dengan dukungan AS untuk YPG - yang dipandangnya sebagai organisasi teroris - dan mengancam akan menargetkan Manbij karena kehadiran petempur Kurdi di sana, bersama pasukan AS.

        "Sesuai dengan Manbij Roadmap dan Prinsip Keamanan yang disepakati sebelumnya, kegiatan patroli independen oleh tentara Angkatan Bersenjata Turki dan Angkatan Bersenjata AS telah dimulai di garis antara (daerah yang dikuasai Turki) dan Manbij," kata pasukan bersenjata Turki di "Twitter."
   Tidak segera jelas apakah patroli independen terpisah dari tindakan gabungan yang disepakati antara Ankara dan Washington awal bulan ini, tetapi juru bicara Pentagon mengatakan langkah-langkah itu sedang dikoordinasikan.

        "Koalisi dan pasukan Turki telah mulai berkoordinasi tetapi patroli independen dekat, tetapi tidak di dalam, Manbij," kata juru bicara Eric Pahon.

        Meski begitu, Menteri Luar Negeri Mevlut Cavusoglu mengatakan tentara Turki akan memasuki Manbij selangkah demi selangkah, tanpa merinci lebih lanjut.

        Turki telah meluncurkan dua operasi  militer lintas batas bersama dengan pemberontak Suriah dalam dua tahun terakhir. Yang pertama, dijuluki "Perisai Eufrat", ditujukan untuk mengusir pasukan ISIS dan YPG dari perbatasan, dan yang kedua, yang disebut "Cabang Zaitun", bertujuan untuk membersihkan YPG dari Kota Afrin.

        Kepala milisi yang mengendalikan kota, Dewan Militer Manbij, menegaskan pasukan Turki telah memulai patroli. Dewan Militer Manbij berafiliasi dengan Kekuatan Demokrasi Suriah (SDF) yang didukung dan didominasi YPG di Suriah utara.

        "Di sisi Manbij ada Dewan Militer Manbij dan pasukan koalisi melakukan patroli," kata Muhammad Abu Adel, menambahkan bahwa pasukan Turki dan sekutu pemberontak Suriah mereka berpatroli di sisi lain.

        Sehari setelah peta jalan Manbij disahkan, YPG mengatakan penasihat militernya akan meninggalkan Manbij di Suriah, mengatakan bahwa para petempurnya telah ditarik dari daerah itu pada November 2016.

        Presiden Tayyip Erdogan mengatakan militan Kurdi meninggalkan Manbij, langkah yang lama diinginkan oleh Turki.

        "Sekarang YPG akan pergi dari sini (Manbij). Kami melakukan ini melalui diplomasi," katanya dalam rapat umum pemilihan umum di provinsi utara Ordu.

        Turki menganggap YPG sebagai perpanjangan dari Partai Pekerja Kurdistan (PKK), yang telah melancarkan pemberontakan sejak 1980-an. Lebih dari 40.000 orang tewas dalam bentrokan.
(Uu.SYS/C/Devi/A/A. Ahdiat)





 
Pewarta :
Editor: Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar