Gajah TNWK mati diduga akibat pemburu liar

id gajah tnwk ditemukan mati, kuala penet

Bangkai gajah betina yang ditemukan petugas Tim Patroli Polisi Hutan dan Rhino Protection Unit (RPU) Balai TNWK, Senin (12/2) (Foto : Humas Polres Lampung Timur)

Di tubuh gajah itu ditemukan luka tembak sebanyak lima lubang di dada samping dan kepala, ujarnya
Lampung Timur (Antaranews Lampung) - Seekor gajah liar berjenis kelamin betina ditemukan mati oleh Tim Patroli Polisi Hutan dan Rhino Protection Unit (RPU) Balai Taman Nasional Way Kambas (TNWK)  di Wilayah III Kuala Penet Kecamatan Braja Sebelah, Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung, Senin (12/2) sekitar pukul 09.58 WIB.

Gajah yang tinggal dalam kawasan TNWK itu ditemukan telah menjadi bangkai, diduga telah mati sejak dua hari lalu.

"Gajahnya berjenis kelamin betina, usia kira-kira 20 tahun dengan keadaan gigi dan caling (gading gajah betina) tidak ada," kata Kapolsek Labuhan Ratu AKP Siswanto mewakili Kapolres Lampung Timur AKBP Yudy Chandra Erlianto melalui rilis Humas Polres yang diterima di Lampung Timur, Senin (12/2) malam.

AKP Siswanto menjelaskan gajah itu diperkirakan telah mati dua hari yang lalu. Penyebab kematiannya diduga akibat ditembak pemburu liar.

"Di tubuh gajah itu ditemukan luka tembak sebanyak lima lubang di dada samping dan kepala," ujarnya.

Polisi Sektor Labuhan Ratu saat ini tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku yang membunuh hewan sangat dilindungi tersebut.

"Polisi berkoordinasi dengan pihak Taman Nasional Way Kambas dan mengumpulkan bahan keterangan dari masyarakat sekitar," kata Siswanto.

Seekor gajah Taman Nasional Way Kambas, Lampung Timur, ditemukan mati dalam keadaan tanpa gigi dan gading, Senin (12/2) (Foto : Humas Polres Lampung Timur) (Foto : Humas Polres Lampung Timur)
Pewarta :
Editor: Edy Supriyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar