PLN akan lakukan pemadaman

id Pln, mati lampu

Logo PLN (FOTO ANTARA)

Pemadaman yang terjadi minggu lalu ternyata menimbulkan dampak yang tidak sedikit pada peralatan jaringan listrik PLN, khususnya Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV jalur Kotabumi-Menggala
Bandarlampung (Antaranews Lampung) - PT PLN akan melakukan pemadaman aliran listrik pada Sabtu besok (13/1), menyusul perbaikan di Gardu Induk (GI) Mini dan GI Menggala, Tulangbawang.
"Pemadaman yang terjadi minggu lalu ternyata menimbulkan dampak yang tidak sedikit pada peralatan jaringan listrik PLN, khususnya Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV jalur Kotabumi-Menggala," kata Plt Deputi Manajer Hukum dan Humas PLN Distribusi Lampung, Hendri AH, di Bandarlampung, Jumat.
Ia mengatakan, setelah terjadi gangguan pada minggu lalu dan meskipun telah normal kembali, PLN berinisiatif melakukan inspeksi jaringan untuk memastikan dampak dari gangguan tersebut pada peralatan lainnya. Menurutnya, inspeksi jaringan SUTT ini dilakukan di 170 titik tower SUTT atau hampir sepanjang 80 km yang membentang dari Gumawang, Menggala Tulangbawang hingga Kotabumi, Lampung Utara.
Hendri menyebutkan, inspeksi yang dilakukan sejak Selasa (9/1) hingga hari ini menghasilkan beberapa temuan titik kritis jaringan yang apabila dibiarkan akan menimbulkan terputusnya kembali suplai listrik dari Sumatera Selatan yang tentunya akan menyebabkan padam di wilayah Lampung seperti yang terjadi beberapa waktu lalu. Untuk antisipasi sementara, lanjutnya, PLN melakukan pengurangan beban di jaringan transmisi Kotabumi-Menggala, sehingga beberapa hari ini di wilayah Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat dan Mesuji dilakukan pemadaman bergilir.
"Hasil dari inspeksi jaringan yang dilakukan, telah ditemukan titik kritis yang harus segera dilakukan perbaikan," ujarnya. Karena itu diperlukan pemadaman gardu induk yang disuplai oleh SUTT 150 kv Kotabumi-Menggala, yakni GI Menggala dan GI Mini Tulang Bawang Barat agar pekerjaan perbaikan dapat dilakukan dengan cepat.
Pewarta :
Editor: Samino Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar