BBPOM Bandarlampung Musnahkan Produk Obat dan Makanan

id bbpom musnahkan kosmeti,

Kepala Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Bandarlampung Syamsuliani (Tengah jilbab) beserta Wali Kota Bandarlampung (Kanan Berpeci) membakar produk kosmetik, obat dan makanan ilegal hasil operasi selama tahun 2017 di Kantor BBPOM Bandarl

...Obat serta produk makanan yang dimusnahkan ini berasal dari pengawasan kami yang langsung terjun ke lapangan dari Januari hingga Oktober 2017, kata Syamsuliani...
Bandarlampung (ANTARA LAMPUNG) - Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Bandarlampung memusnahkan produk obat dan makanan hasil pengawasan selama tahun 2017 dengan nilai perekonomian Rp686 juta.

"Obat serta produk makanan yang dimusnahkan ini berasal dari pengawasan kami yang langsung terjun ke lapangan dari Januari hingga Oktober 2017," kata Kepala BBPOM Bandarlampung Syamsuliani di Bandarlampung, Senin.

Syamsuliani mengatakan bahwa pengawasan tersebut akan terus berlanjut karena masih ada obat dan makanan yang tanpa izin edar atau telah memasuki kedaluwarsa itu bisa berdampak buruk pada masyarakat luas.

Menurut dia, yang berhasil diamankan sebanyak 188.776 kemasan atau 2.039 item produk obat dan makanan dengan nilai keekonomian Rp686 juta.

Ia lantas memerinci sebanyak 1.461 produk kosmetik seharga Rp202 juta, lalu produk pangan berjumlah 194 item dengan nilai ekonomi Rp447 juta, produk obat tradisional 58 item dengan nilai ekomnomi Rp21 juta, produk obat tradisional 324 item Rp14 juta dan produk komplemen berjumlah dua item Rp 98 ribu.

"BBPOM akan terus meningkatkan keamanan pangan. Jadi, diharapkan kepada masyarakat harus diperhatikan jika ingin bertransaksi dalam memilih obat dan makanan yang beredar," kata dia.

Apabila panganan itu tercemar dan dikonsumsi, kata dia, akan menjadi akumulasi dalam tubuh yang menyebabkan penyakit kanker.

Upaya pencegahan yang telah dilakukan BBPOM dalam mengatasi pencemaran makanan yang tidak sesuai dengan standar, dia mengatakan bahwa pihaknya akan rutin melakukan sidak.

Dengan menancapkan kader keamanan pangan desa, menurut dia, akan memudahkan dalam berkoordinasi dalam bidang kesehatan.

Dengan adanya program Gerakan Masyarakat Sadar Pangan Aman (Germas Sapa), dia berharap akan memudahkan BBPOM melakukan intervensi dari hulu untuk meningkatkan kesadaran kualitas tubuh manusia.

Sementara itu, Wali Kota Bandarlampung Herman H.N. mengatakan bahwa masyarakat harus pintar memilih makanan yang akan dikonsumsi tentunya dengan petunjuk BBPOM.

"Di desa itu sangat parah peredarannya. Makanan itu sudah tetapi masih ada yang jualan. Begitu pula, di kota juga sama saja dan ini tergantung pada masyarakat itu sendiri yang harus menjaga kesehatan," katanya.

Ia memandang penting peran serta masyarakat pun. Misalnya, ada makanan yang tidak sesuai dengan standar BBPOM, mereka segera melaporkan.

(ANTARA)
Pewarta :
Editor: Samino Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar