Investasi di Lampung capai Rp7,9 triliun

id Investasi, industri, Lampung

Sejumlah pengusaha memilih Kabupaten Lampung Selatan untuk membangun kawasan industri di Provinsi Lampung.

Bandarlampung (ANTARA Lampung) - Arus investasi masuk Provinsi Lampung melonjak drastis dari target Rp5,3 triliun menjadi Rp7,9 triliun pada 2017.
         
"Investor memilih Lampung karena situasi kondusif, mudah mencari lahan, kemudahan perizinan, dan dampak kehadiran Jalan Tol Trans Sumatera," kata Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo, di Bandarlampung, Kamis.
         
Ia menyebutkan, data Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Provinsi Lampung, sejak Januari hingga 30 Oktober 2017, investasi penanaman modal asing (PMA) mencapai 20 perusahaan dan penanaman modal dalam negeri tercatat 27 perusahaan.
         
Dengan demikian, lanjutnya, hingga September 2017, total investasi Rp6,4 triliun dan hingga akhir 2017 mencapai Rp7,9 triliun.
         
Menurut dia, tingginya minat berivestasi karena Lampung mencanangkan diri sebagai provinsi ramah investasi.
         
"Kita telah menandatangani komitmen dengan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) menjadi satu dari 17 provinsi percontohan dan model pelayanan perizinan standar nasional yang ditunjuk KPK," katanya.
         
Sejak menjabat Gubernur Lampung, Ridho memberikan kemudahan bagi investor melalui berbagai kebijakan. Pada 2015, total yang berinvestasi 101 perusahaan naik menjadi 217 perusahaan pada 2016 dan akan bergerak naik hingga 2017.
           
Kenaikan tersebut, katanya, berdasarkan izin prinsip dan izin usaha yang dikeluarkan Badan Koordinasi Penanaman Modal untuk PMA dan Dinas Penanaman Modal dan PTSP Lampung.
 
ANTARA
Pewarta :
Editor: Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar