Petenis Spanyol keluar dari Final Piala Davis karena COVID-19

id carlos alcaraz, piala davis, davis cup, covid19

Petenis Spanyol keluar dari Final Piala Davis karena COVID-19

Carlos Alcaraz Garfia dari Spanyol merayakan kemenangannya di pertandingan perempat final melawan petenis Italia Matteo Berrettini selama Erste Bank Open, Wiener Stadthalle, Wina, Austria, Jumat (29/10/2021). ANTARA FOTO/REUTERS/Lisi Niesner/AWW/sa. (REUTERS/LISI NIESNER)

Saya ingin menyampaikan bahwa hari ini saya telah dites positif COVID-19 yang mencegah saya bermain di Piala Davis yang sangat saya sukai, tulis Alcaraz

Jakarta (ANTARA) - Petenis Spanyol Carlos Alcaraz telah dikeluarkan dari putaran Final Piala Davis setelah dinyatakan positif COVID-19, kata federasi tenis Spanyol (RFET) dalam pernyataannya, Kamis.

Ini merupakan pukulan besar bagi pemegang gelar Spanyol yang menghadapi Ekuador dalam laga pembuka Grup A mereka di Madrid, Jumat.

"Saya ingin menyampaikan bahwa hari ini saya telah dites positif COVID-19 yang mencegah saya bermain di Piala Davis yang sangat saya sukai," tulis Alcaraz (18), pada Instagram.

"Saat ini saya sangat baik, dengan gejala yang sangat ringan dan kita akan melihat bagaimana perkembangannya. Banyak semangat untuk seluruh tim, saya akan bersorak dan menonton di televisi."

RFET menambahkan bahwa seluruh tim Spanyol lainnya telah menjalani putaran tes PCR sebelumnya pada Kamis.

Alcaraz yang berusia 18 tahun, yang telah menikmati tahun terobosan dalam tur, memenangi gelar ATP pertamanya -- Kroasia Open -- pada Juli sebelum menutup musim dengan kemenangan di final ATP Next Generation bulan ini.

Spanyol sudah tanpa peraih 20 gelar utama Rafa Nadal karena cedera kaki, serta Roberto Bautista Agut, yang mengundurkan diri dari event pekan ini dengan cedera perut dan digantikan oleh Albert Ramos.

Alcaraz digantikan oleh petenis nomor 60 dunia Pedro Martinez Portero, demikian laporan Reuters.
 
Pewarta :
Editor : Edy Supriyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2021