Rachel Vennya gandeng KitaBisa dan Dompet Dhuafa borong dagangan UMKM

id Apresiasi perjuangan single mom, Rachel Vennya gandeng KitaBisa dan Dompet Dhuafa, borong dagangan UMKM

Rachel Vennya gandeng KitaBisa dan Dompet Dhuafa borong dagangan UMKM

Apresiasi perjuangan single mom, Rachel Vennya gandeng KitaBisa dan Dompet Dhuafa borong dagangan UMKM. Foto Dompet Dhuafa

Saya tidak mau menyerah, walaupun keuntungannya tidak seberapa dari berjualan seperti ini, tapi saya ingin anak saya sekolah setinggi-tingginya, ucap Sumarni
Bekasi (ANTARA) - Masa pandemi juga sangat berdampak terasa oleh pedagang kecil yang mencari keuntungan untuk kebutuhan sehari-hari, ahkan di antara mereka banyak sekali yang berstatus sebagai single parent atau single mom, mereka harus bisa membagi waktu untuk mencari nafkah dan mengurus tugas-tugas di rumah.

Melihat apa yang terjadi, Rachel Vennya sebagai seorang influencer dengan jutaan pengikut di sosial media mengajak untuk berdonasi memborong dagangan para single mom. 

Melalui platform digital KitaBisa.com, Rachel Vennya mengumpulkan donasi dari  "Teman Baik Rachel Vennya" yang disalurkan melalui Dompet Dhuafa. Pada kesempatan kali ini, penyaluran menyasar wilayah Bekasi, Jawa Barat, sebagai wilayah pendistribusian, Selasa (31/8).

Sumarni (39) seorang single mom yang berjuang menutupi kebutuhan keluarga dengan berjualan camilan anak-anak di rumahnya, menangis terharu saat tim dari Dompet Dhuafa datang untuk memborong dagangannya. Dua tahun sudah ia berjuang tanpa didampingi suaminya yang sudah berpulang lebih dulu ke hadapan sang khalik.

Baca juga: DMC Dompet Dhuafa terus gulirkan bantuan di tiga provinsi

“Saya mau tidak mau harus berusaha memutar otak dan banting tulang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, anak saya satu-satunya masih kecil, perjalanannya masih panjang. Saya tidak mau menyerah, walaupun keuntungannya tidak seberapa dari berjualan seperti ini, tapi saya ingin anak saya sekolah setinggi-tingginya,” ucap Sumarni.

Di hari yang sama, Evi Safitri (45) yang berjualan gado-gado sangat bahagia saat dagangannya diborong oleh tim dari Dompet Dhuafa. 

Ia merasa selama pandemi ini pendapatannya menurun, padahal pemasukan satu-satunya hanya dari berjualan gado-gado. Anaknya Marshanda yang baru lulus SMA rela membantu ibunya yang seorang single mom untuk berjualan setiap harinya.

Baca juga: Bukti kolaboraksi kebaikan Asuransi Multi Artha Guna dan Dompet Dhuafa

“Selama pandemi ini pemasukan kami menurun, pelanggan kami itu karyawan pabrik sekitar sini, sedangkan pabrik tidak beroperasi jadi dagangan sepi. Tidak jarang satu hari dagangan sepi pembeli padahal keuntungan hari ini digunakan untuk modal esok hari. Terima kasih para donatur yang sudah memborong dagangan kami,” ujar Evi sambil menyiapkan gado-gado.

Setelah dagangan mereka diborong, selanjutnya dagangan tersebut dibagikan kepada warga sekitar terutama yang membutuhkan. 

Program ini akan terus berlanjut di beberapa kabupaten/kota di Indonesia terutama Jaboetabek. Terima kasih kepada seluruh donatur, Teman Baik Rachel Vennya, KitaBisa.com dan semua yang terlibat dalam kampanye ini, semoga kebaikan ini mampu membantu para single mom berjuang di masa pandemi.


TENTANG DOMPET DHUAFA
Dompet Dhuafa adalah lembaga Filantropi Islam yang berkhidmat dalam pemberdayaan kaum Dhuafa dengan pendekatan budaya melalui kegiatan filantropis (welasasih) dan wirausaha sosial. Selama 28 tahun lebih, Dompet Dhuafa telah memberikan kontribusi layanan bagi perkembangan umat dalam bidang sosial, kesehatan, ekonomi, dan kebencanaan serta CSR.
 
Pewarta :
Editor : Edy Supriyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2021