Kasus meninggal dunia akibat COVID-19 di Lampung bertambah 6, total 154 kasus

id Corona Lampung,covid Lampung, covid meninggal

Kasus meninggal dunia akibat COVID-19 di Lampung bertambah 6, total 154 kasus

Ilustrasi- Update kasus COVID-19 di Provinsi Lampung. (ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi)

Kasus meninggal dunia bertambah 6 orang
Bandarlampung (ANTARA) - Dinas Kesehatan Provinsi Lampung mencatat terus terjadi penambahan kasus meninggal dunia akibat COVID-19 di Provinsi Lampung, sehingga total ada 154 kasus, setelah terdapat 6 penambahan kasus baru meninggal dunia.

"Kasus meninggal dunia bertambah 6 orang yang berdomisili di tiga kabupaten/kota di Provinsi Lampung, yaitu Kota Bandarlampung, Kabupaten Lampung Selatan, dan Kabupaten Pesawaran," ujar Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Reihana melalui keterangan tertulis, di Bandarlampung, Senin.

Ia mengatakan 6 kasus pasien tersebut terinci sebanyak 3 pasien meninggal berasal dari Kota Bandarlampung, 2 pasien asal Kabupaten Lampung Selatan, dan seorang dari Kabupaten Pesawaran.

"Pasien meninggal dunia dari Bandarlampung yaitu pasien 3.085 berusia 54 tahun, pasien 3.130 berusia 56 tahun, dan pasien 3.131 berusia 81 tahun," ujarnya.

Menurutnya, pasien lainnya yaitu pasien 3.127 asal Lampung Selatan yang sebelumnya memiliki riwayat melakukan operasi katarak, lalu pasien 3.128 berusia 44 tahun, dan seorang pasien nomor 3.175 asal Pesawaran.

"Selain ada 6 kasus meninggal dunia, ada pula penambahan kasus sembuh sebanyak 39 orang yang berasal dari Kabupaten Pesawaran 15 orang, dan Kabupaten Mesuji 3 orang," katanya lagi.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Lampung total uji spesimen ada 29.740 spesimen, dengan jumlah orang yang melaksanakan tes 14.674 orang sejak 14 Mei hingga 22 November 2020.
Baca juga: COVID-19 di Provinsi Lampung bertambah 60 kasus, total 3.182
Baca juga: Unila sebut 25 orang kontak erat dengan rektor segera dites cepat
Baca juga: Gubernur Lampung: Kami akan lakukan pengendalian jelang libur akhir tahun
Pewarta :
Editor : Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar