Dinkes mencatat hari ini Lampung nihil kasus positif COVID-19

id COVID-19,Wuhan

Dinkes mencatat hari ini Lampung nihil kasus positif COVID-19

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Reihana, Jumat (3/7/2020). (ANTARA/Dian Hadiyatna)

Bandarlampung (ANTARA) - Dinas Kesehatan Provinsi Lampung mencatat bahwa hari ini wilayah itu tidak ada penambahan pasien yang terkonfirmasi positif COVID-19 alias nihil kasus.

"Hari ini tidak ada penambahan kasus positif baru COVID-19, sehingga jumlah kasus masih 193 dengan 28 orang masih di isolasi di beberapa rumah sakit," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Reihana, di Bandarlampung, Jumat.

Sedangkan, lanjut dia, untuk pasien dalam pengawasan (PDP) di Lampung terdapat satu penambahan yang berasal dari Kabupaten Lampung Selatan sehingga saat ini jumlah PDP di berjumlah 176 orang.

Kadinkes itu juga mengungkapkan bahwa sejauah ini dari alat polymerase chain reaction (PCR) dan Tes Cepat Molekuler (TCM) yang ada di Lampung pihaknya telah memeriksa sampel tes usap sebanyak 2604.

"Dari jumlah itu sebanyak 171 hasilnya positif COVID-19, untuk Kamis (2/7) kami telah memeriksa 67 sampel tes usap yang hasil dari kesemuanya negatif COVID-19," kata dia.

Ia menyebutkan bahwa sampai saat ini jumlah kasus di Lampung berjumlah 193 orang dengan rincian sebanyak 153 orang telah dinyatakan sembuh, 28 masih dalam perawatan dan 12 lainnya meninggal dunia.

Kemudian, lanjut dia, untuk PDP dari 176 orang sebanyak 142 orang hasil tes usapnya negatif COVID-19 dengan 30 lainnya meninggal dunia dan menyisakan 4 pasien yang masih dalam perawatan.

Sementara itu, orang dalam pemantauan (ODP) di Lampung sebanyak 3.654 dimana 107 orang masih dalam pemantauan dan 3.538 telah selesai dipantau selama 14 hari dengan sembilan lainnya meninggal dunia.

"Saya sampaikan kembali untuk mengingatkan masyarakat tentang protokol kesehatan merupakan harga mati yang harus diterapkan. Tetap jaga jarak, pakai masker dan rutin cuci tangan dengan sabun saat beraktivitas guna memutus mata rantai COVID-19," kata dia.
 
Pewarta :
Editor : Samino Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar