Terlilit hutang, wanita potong tangan sendiri dan lapor jadi korban begal

id Erlina Boru Sihombing,Begal sadis,Begal sadis di Medan,polda sumut

Terlilit hutang, wanita potong tangan sendiri dan lapor jadi korban begal

Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin dalam konferensi pers pengungkapan kasus begal yang digelar di Mako Polda Sumut pada Jumat (15/5). (ANTARA/Nur Aprilliana Br Sitorus)

Ia terlilit utang. Ia menebas jarinya agar mendapat asuransi dan para pemberi hutang merasa iba, kata Kapolda
Medan (ANTARA) - Seorang wanita paruh baya bernama Erlina Boru Sihombing (54) nekat memotong jari tangannya sendiri karena terlilit hutang dan melaporkan kepada pihak kepolisian bahwa dirinya menjadi korban kejahatan kawanan begal. 
 
"Ia terlilit utang. Ia menebas jarinya agar mendapat asuransi dan para pemberi hutang merasa iba," kata Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin dalam konferensi pers pengungkapan kasus begal yang digelar di Mako Polda Sumut pada Jumat (15/5).
 
Kapolda mengatakan, aksi Erlina ini dilakukannya dalam keadaan sadar. Setelah menebas jarinya hingga putus, dia pun memasukkannya ke dalam kantong plastik dan membuangnya ke parit.

Baca juga: Mengaku sebagai petugas, komplotan begal warga Riau

Baca juga: Polisi tangkap 109 narapidana asimilasi karena kembali berulah

Baca juga: Napi asimilasi berulah akan dimasukkan sel khusus
 
"Hingga saat ini petugas kami masih melakukan penyelidikan. Karena anggota tubuh tentu tersebut harus dikuburkan. Pelaku menebas jarinya dengan menggunakan pisau daging," katanya.
 
Sebelumnya, Erlina dikabarkan menjadi salah korban kawanan begal sadis saat melintas di Jalan AR Hakim, Kecamatan Medan Area pada Jumat (1/5).
 
Dua pelaku begal membacok tangan kiri korban yang menyebabkan jari-jari tangan kiri korban putus dan harus menjalani perawatan di rumah sakit.
 
Setelah dilakukan penyelidikan oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumut, terungkap bahwa kasus begal tersebut hanya sandiwara.
 
Erlina selama ini berbohong. Ia bukan dibegal, melainkan memotong sendiri jari tangannya tersebut.
 
Pewarta :
Editor : Edy Supriyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar