Aldila awali perburuan emas, dan renang berharap pada atlet muda

id aldila sutjiadi, potensi emas, sea games 2019

Aldila awali perburuan emas, dan renang berharap pada atlet muda

Perenang Indonesia Aflah Prawira (atas) memacu kecepatannya pada Final Renang Gaya Bebas 1500 Meter Putra SEA Games ke-30 di New Clark City Aquatic Center, Filipina, Kamis (5/12/2019). ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana/wsj.

Manila, Filipina (ANTARA) - Petenis tunggal putri Indonesia Aldila Sutjiadi mengawali perburuan medali emas SEA Games 2019 Filipina dengan menghadapi wakil Vietnam, Nguyen Savanna Ly, di Rizal Memorial Tennis Center Manila, Filipina, Jumat.

Aldila mempunyai dua peluang medali emas karena juga turun pada final ganda campuran bersama dengan petenis putra terbaik Indonesia saat ini, Chistopher Rungkat.

Laga final ganda campuran ini akan berlangsung di tempat yang sama, Sabtu (7/12), menghadapi pasangan Thailand T Tanasugarn/Sanchai Ratiwatana yang dalam semifinal mengalahkan Beatrice Gumulya/David Agung dari Indonesia.

Jika dilihat dari perkembangan saat ini, Aldila berpeluang menyumbangkan emas pertama tenis pada SEA Games 2019. Emas sangat ditunggu untuk melengkapi gelar internasional yang selama ini didapat.

Selain tenis, renang yang hingga hari kedua SEA Games berusaha memecahkan telur setelah perenang senior seperti Gede Siman Sudartawan, Triady Fauzi hingga Glenn Vicktor Sutanto belum meraih hasil terbaik.



Pada hari ketiga lomba renang, Indonesia bertumpu kepada perenang-perenang muda yang salah satunya Farrel Armando Tangkas pada nomor 200 meter gaya punggung. Pada 4x100 meter gaya bebas, Gagarin Nathaniel dkk bakal menjadi tumpuan.

Dari kolam New Clark City Aquatic Center, perenang unggulan Indonesia masih kalah bersaing dengan Singapura dan Vietnam yang perkembangannya cukup pesat.

Dari Subic, bola voli pantai juga diharapkan menyumbangkan medali emas. Pada sektor putra Indonesia mengandalkan pasangan Ade Chandra/Muhammad Ashfiya dan pasangan Gilang Ramadhan/Danangsyah. Sementara pada sektor putri harapan terbesar ada pada Putu Dini/Dhita Juliana dan Allysah/Desi Ratna Sari.

Jika voli pantai mulai fokus medali, kondisi berbeda di voli indoor. Bastian Tamtomo dan kawan-kawan harus berjuang keras menundukkan tuan rumah Filipina di Phillsport Arena Metro Manila. Kemenangan harus didapat jika tetap ingin berada di jalur emas.



Tambahan emas terus diharapkan Indonesia yang kini menempati posisi ketiga  dengan 28 medali emas, 36 perak dan 40 perunggu.

Melonjaknya posisi Indonesia dari lima ke tiga itu tidak lepas dari banyaknya medali yang diraih pada hari kelima SEA Games sebanyak 11 emas, sembilan perak dan 11 perunggu.

Indonesia menggeser Singapura ke posisi empat dengan 26 emas, 19 perak dan 27 perunggu. Posisi lima ditempati Malaysia dengan 23 emas, 16 perak dan 24 perunggu.

Posisi puncak masih dikuasai tuan rumah Filipina dengan 64 medali emas, 45 perak dan 35 perunggu, sedangkan Vietnam menyusul pada tempat kedua dengan 31 emas, 36 perak dan 41 perunggu.

Pewarta :
Editor : Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar