Pariwisata Batam dipromosikan sampai Srilanka

id wisman batam, kunjungan wisman srilangka, masjid sultan batam,masjid sultan

Pariwisata Batam dipromosikan sampai Srilanka

Rombongan pelaku usaha dan jurnalis asal Srilangka berfoto bersama di Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah Kota Batam Kepulauan Riau, Rabu. Rombongan asal Srilangka itu diharapkan dapat mempromosikan destinasi wisata Batam di negara asalnya. (Dok Dinas Pariwisata Batam)

Batam (ANTARA) - Potensi pariwisata Kota Batam Kepulauan Riau dipromosikan ke Srilanka dengan mengundang 18 orang pelaku usaha dan jurnalis negara itu berkeliling destinasi wisata setempat.

"Hari ini, kita kedatangan 18 orang anggota rombongan dari Srilanka untuk mempromosikan wisata Batam," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata di Batam, Rabu.

Kedatangan rombongan operator tur dan jurnalis itu didukung Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Srilanka.

Pelaku usaha dan jurnalis dari Srilanka mengunjungi sejumlah destinasi wisata di Batam dan Bintan, di antaranya Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah dan Maha Vihara Dura Maitreya dan Tugu Welcome to Batam.

"Kami harap kehadiran rombongan dari Srilanka ini bisa membantu pemerintah mempromosikan objek wisata Batam khususnya objek wisata religi terbaru," kata dia.

Melalui promosi itu diharapkan mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan Srilanka ke Batam.

Sementara itu, seorang jurnalis Srilanka, Savithri menyampaikan dirinya merasa senang dan bahagia bisa melihat langsung ikon wisata religi terbaru di Kota Batam.

"Di tempat kami ada empat agama, yakni Islam, Kristen, Hindu dan Budha, jadi kami juga ingin melihat langsung rumah ibadahnya di Batam. Ternyata semuanya bagus-bagus," kata Savithri.

Di Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah, tamu negara asing itu nampak antusias berfoto dan berbincang menggali informasi tentang masjid terbesar se-Sumatera.

Tidak hanya melihat-lihat bangunan, rombongan yang beragama Islam menyempatkan untuk melaksanakan ibadah di masjid kebanggaan warga Batam itu.



 
Pewarta :
Editor : Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar