Pemprov Lampung lakukan fasilitasi survei usaha pertambangan di Pringsewu

id lampung, pringsewu

Pemprov Lampung lakukan fasilitasi survei usaha pertambangan di Pringsewu

Pemprov Lampung lakukan pendampingan dan fasilitasi survei usaha pertambangan di Pringsewu (ANTARA/HO-Pemkab Pringsewu)

Oleh karena itu, pengelolaannya harus dilakukan secara bijaksana agar dapat berkontribusi secara maksimal bagi perekonomian daerah, sementara lingkungan sekitar juga tetap terjaga dengan baik, ujarnya

Bandarlampung (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Lampung melakukan pendampingan dan fasilitasi survei lapangan terkait pengambilan data pada perusahaan pertambangan, aparat pekon dan tokoh masyarakat Pringsewu.

Kegiatan ini dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Pringsewu Heri Iswahyudi, mewakili Bupati Pringsewu Sujadi di Aula Utama Kantor Pemkab Pringsewu.

Sekda Pringsewu Heri Iswahyudi mengatakan, Pemkab Pringsewu sangat mendukung diadakannya pendampingan tersebut dan berharap melalui pendampingan dan fasilitasi yang diberikan terkait usaha pertambangan di Kabupaten Pringsewu dapat memberikan manfaat besar sebagaimana tujuan yang diharapkan.

Dengan demikian potensi sumberdaya alam berupa bahan tambang dan galian yang ada, dapat memberikan dampak positif.

“Oleh karena itu, pengelolaannya harus dilakukan secara bijaksana agar dapat berkontribusi secara maksimal bagi perekonomian daerah, sementara lingkungan sekitar juga tetap terjaga dengan baik,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Lampung Hamartoni Ahadis, mengungkapkan dari 15 kabupaten dan kota di Provinsi Lampung, terdapat tiga kabupaten dan kota yang tidak memiliki usaha pertambangan, yakni Lampung Barat, Tulang Bawang barat dan Metro.

“Sedangkan di 12 kabupaten dan kota lainnya, itupun ada yang terdaftar dan ada juga yang tidak terdaftar,” ungkapnya.

Terkait riset yang dilakukan pihaknya, terbagi menjadi tiga bagian, yakni pertama para pengusaha, kemudian kedua camat dan kepala pekon, dan ketiga adalah masyarakat.

Pewarta :
Editor : Edy Supriyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2022