Jepang konfirmasi kasus pertama COVID-19 varian Omicron

id Jepang,varian COVID Omicron,Afrika Selatan

Jepang konfirmasi kasus pertama COVID-19 varian Omicron

Orang-orang berjalan di lobi kedatangan penerbangan internasional di Bandara Kansai, Prefektur Osaka, Jepang, Selasa (30/11/2021). Jepang melarang masuk semua pendatang baru baru selama setidaknya satu bulan dalam upaya untuk mencegah virus COVID-19 varian Omicron. ANTARA FOTO/Kyodo via Reuters Connect/rwa.

Jepang menutup perbatasannya bagi warga negara asing (WNA) selama setidaknya satu bulan pada Selasa, menjadi salah satu langkah paling ketat di dunia untuk menghadang masuknya varian Omicron

Tokyo (ANTARA) - Pemerintah Jepang mengonfirmasi kasus pertama COVID-19 varian Omicron, demikian laporan Kantor Berita Kyodo pada Selasa, mengutip sumber pemerintah setempat.

Jepang menutup perbatasannya bagi warga negara asing (WNA) selama setidaknya satu bulan pada Selasa, menjadi salah satu langkah paling ketat di dunia untuk menghadang masuknya varian Omicron.

Varian tersebut baru-baru ini ditemukan di Afrika Selatan dan dinyatakan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebagai "varian yang diwaspadai".

Menteri Kesehatan Shigeyuki Goto pada Senin (29/11) mengatakan seorang pelancong asal Namibia terbukti positif COVID-19 di bandara dan perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk menentukan apakah infeksi tersebut disebabkan oleh varian Omicron.

Sumber: Reuters
Pewarta :
Editor : Edy Supriyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2022