Solo Great Sale kirab 20 sapi di jalan untuk promosikan pariwisata The Spirit of Java

id Sapi, promosi wisata,wisata solo

Solo Great Sale kirab 20 sapi di jalan untuk promosikan pariwisata The Spirit of Java

Sebagian sapi yang ikut mempromosikan pariwisata Solo di kawasan Alun-alun Solo, Kamis (21/10/2021). ANTARA/Aris Wasita

Melalui kegiatan ini kami ingin mempromosikan agrowisata yang ada di Soloraya sebagai rangkaian SGS 2021
Solo (ANTARA) - Panitia ajang Solo Great Sale (SGS) 2021 mengirab 20 sapi di sejumlah jalan untuk mempromosikan pariwisata di kota berjuluk The Spirit of Java ini. 

Salah seorang panitia Solo Great Sale (SGS) 2021 Daryono di Solo, Kamis mengatakan 20 ekor sapi tersebut mengikuti kirab dari Alun-Alun Keraton Surakarta untuk kemudian melintasi Jalan Jenderal Sudirman dan kembali lagi ke keraton.

"Melalui kegiatan ini kami ingin mempromosikan agrowisata yang ada di Soloraya sebagai rangkaian SGS 2021," katanya.

Terkait pariwisata yang menjadi andalan Kota Solo salah satunya adalah wisata kuliner. Oleh karena itu, pihaknya akan menyelenggarakan "Solo Indonesia Culinary Festival".

"Bagaimana pun juga Soloraya memiliki kekayaan kuliner dan ini harus dipromosikan secara optimal. Dalam hal ini promosi dilakukan melalui kirab sapi karena hewan sapi cukup lekat dengan masyarakat Jawa sebagai sumber pangan," katanya.

Ia mengatakan 20 ekor sapi tersebut didatangkan dari sejumlah daerah di Soloraya, di antaranya Kabupaten Boyolali dan Kabupaten Karanganyar.

Menurut dia, dipilihnya sapi karena hewan tersebut karena merupakan simbol kekuatan, kemurnian, dan kesucian. 

"Sapi merupakan salah satu unsur yang tidak lepas dan selalu lekat dengan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, sapi juga salah satu hewan sumber pemenuhan ketahanan pangan, khususnya vitamin nabati," katanya.

Pihaknya berharap melalui simbol tersebut bisa lebih merekatkan komunitas kuliner yang ada di Soloraya.

"Kita perlu meningkatkan ketahanan pangan, minimal kita bisa bertahan di dalam negeri. Setiap daerah harus punya swasembada pangan," katanya.

Sementara itu, terkait dengan pelaksanaan "Solo Indonesia Culinary Festival", dikatakannya, panitia akan membatasi jumlah peserta dari sebanyak 200 stan di masa normal menjadi 30 stan mengingat situasi pandemi COVID-19.

Untuk pelaksanaannya sendiri akan dilakukan di Mal Solo Square pada 22-24 Oktober 2021.
Baca juga: Objek wisata di Solo siap terima kunjungan wisatawan
Baca juga: Pemkot Surakarta fokus kembangkan wisata malam, optimalkan kekayaan kuliner khas
Pewarta :
Editor : Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2021