Nelayan temukan mayat tanpa identitas di perairan Way Lunik Bandarlampung

id Penemuan mayat,penemuan mayat,penemuan mayat bandarlampung

Nelayan temukan mayat tanpa identitas di perairan Way Lunik Bandarlampung

Sesok mayat ditemukan oleh nelayan di perairan Way Lunik, Panjang, Bandarlampung, Kamis (9/1/2020). (ANTARA/Dian Hadiyatna/HO/Tim Inafis Polresta Bandarlampung)

"Kami melihat jasad tersebut saat mau pergi melaut cari ikan," kata salah satu nelayan setempat, Samaun, di Bandarlampung, Kamis.

Bandarlampung (ANTARA) - Sejumlah nelayan menemukan sesosok mayat yang tergeletak berlumuran darah di pinggir pantai Way Lunik, Kecamatan Panjang, Kota Bandarlampung, Lampung, Kamis, sekitar pukul 07.00 WIB.

"Kami melihat jasad tersebut saat mau pergi melaut cari ikan," kata salah satu nelayan setempat, Samaun, di Bandarlampung, Kamis.

Ia mengatakan bahwa saat melihat jenazah tersebut, pihaknya langsung menghubungi babinkatibmas setempat, mengingat mereka tidak berani untuk mengangkatnya sendiri.

"Kami sempat mendekati korban tersebut dan terdapat banyak darah di bagian wajahnya," kata dia lagi.
Baca juga: Pelaku Begal Motor Di Bandarlampung Tewas Tertembak

Dia mengaku tidak mengenali mayat yang ditemukan di bibir pantai itu, dan sepertinya jasad tersebut juga bukan warga setempat.

Kapolsek Panjang Kompol Adit Priyanto mengatakan, saat ini pihaknya masih mengidentifikasi jenazah seorang pria yang ditemukan di bibir pantai Way Lunik tersebut.

"Karena tidak ditemukan identitas korban. Jadi, sementara masih kami identifikasi," kata dia pula.

Menurutnya, adanya luka di bagian wajah hingga berlumuran darah pada korban, sehingga pihaknya menduga hal itu disebabkan oleh benturan dengan batu karang saat hanyut terbawa arus.

"Kemungkinan korban ini hanyut terbawa arus, kemudian wajahnya terbentur batu karang. Tapi kasusnya kami limpahkan ke Polresta Bandarlampung, kami hanya buat laporan saja," ujarnya.
Baca juga: Polisi selidiki penemuan mayat tanpa indentitas

Pewarta :
Editor : Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar