Film Hayya The Power of Love didonasikan ke Palestina lewat ACT Aceh

id ACT Aceh,Film hayya,Donasi Palestina,Pemerintah Aceh,Pemprov Aceh,Provinsi Aceh

Film Hayya The Power of Love didonasikan ke Palestina lewat ACT Aceh

Kepala Cabang ACT Aceh Husaini Ismail (kedua kiri) menerima donasi untuk Palestina sebesar Rp20 juta lebih dari penjualan tiket oleh penyelenggara pemutaran film Hayya Muhammad Balia (kedua kanan) di Kantor ACT Aceh, Banda Aceh, Senin (16/12/2019). Antara Aceh/ HO

Pemutaran Film Hayya: The Power of Love 2 diputar 15 sesi selama tiga hari berturut-turut di Taman Budaya Banda Aceh, menghasilkan Rp20 juta dari penjualan tiket didonasikan ke Palestina lewat Lembaga Kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Aceh.
Banda Aceh (ANTARA) - Pemutaran Film Hayya: The Power of Love 2 diputar 15 sesi selama tiga hari berturut-turut di Taman Budaya Banda Aceh, menghasilkan Rp20 juta dari penjualan tiket didonasikan ke Palestina lewat Lembaga Kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Aceh.

"Kita telah serahkan secara simbolis donasi kemarin (Senin, 16/12) ke kantor ACT Aceh, dan diterima Kepala Cabang ACT Aceh Bapak Husaini Ismail," kata penyelenggara pemutaran film Hayya, Muhammad Balia di Banda Aceh, Selasa.

Penyerahan donasi dari hasil pemutaran film ini, kata dia, tidak hanya dilakukan di Banda Aceh, melainkan juga di kota-kota lain, seperti Jakarta Selatan dengan donasi yang terkumpul disalurkan kepada lembaga kemanusiaan ACT.
Baca juga: Film Pengungsi Palestina Menang


Ia mengaku, donasi untuk membantu Palestina hingga kini akan terus dilakukan mengingat kondisi negara itu tidak kunjung membaik, sehingga membutuhkan uluran tangan dari masyarakat muslim dunia lainnya, termasuk Indonesia.

Seperti diketahui, Film Hayya: The Power of Love 2 mengisahkan konflik kemanusiaan antara Palestina dan Israel. Konflik tersebut menimbulkan banyak korban jiwa, tidak terkecuali anak-anak menjadi yatim dan piatu.

Dalam film dengan aktor utama Fauzi Baadila memerankan Rahmat, seorang jurnalis yang bertemu satu anak yatim bernama Hayya. Di tengah kedekatan keduanya, si jurnalis harus pulang ke Indonesia, sehingga membuat Hayya sangat sedih. Sementara itu, Rahmat mengalami banyak hal tidak terduga ketika tiba di Indonesia.


"Antusiasme masyarakat Aceh membantu saudara muslim Palestina, alhamdulillah sangat tinggi," ujar Balia.
Baca juga: ACT gelar konser amal kemanusiaan peduli Palestina-Lombok

Kepala Cabang ACT Aceh, Husaini Ismail mengapresiasi langkah penyelenggara pemutaran film Hayya di Banda Aceh selama beberapa hari untuk membantu muslim di Palestina.

Menurutnya, upaya dalam mendukung kemerdekaan Palestina harus terus disuarakan secara bersama-sama oleh dunia internasional.

"Selaku muslim, sudah menjadi kewajiban kita menolong saudara seiman. Palestina, di sana terdapat Masjid Al-Aqsha, kiblat pertama muslim," terangnya.
 
Pewarta :
Editor : Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar