Delapan petenis teratas siap hadapi turnamen ATP akhir tahun

id atp finals

Delapan petenis teratas siap hadapi turnamen ATP akhir tahun

Novak Djokovic melepaskan pukulan backhand saat melawan Alexander Zverev dalam pertandingan ATP Finals di O2 Arena, London, Inggris, Rabu (14/11/2018). (twitter.com/ATPWorldTour) (twitter.com/ATPWorldTour/)

Jakarta (ANTARA) - Para petenis kelas atas yang akan bersaing dalam turnamen tenis akhir tahun ATP Finals telah tiba di Kota London.

Unggulan teratas seperti Rafael Nadal dan Novak Djokovic, bersama enam petenis lainnya, bahkan sudah menyempatkan bertemu awak media dan berlatih menjelang dimulainya turnamen di hari Minggu.

Pada hari Jumat, mereka juga berkumpul di pintu masuk arena O2 London untuk melakukan potret grup resmi sebagai promosi ATP Finals, yang berlangsung pada 10-17 November.



Nadal dan Djokovic akan bertarung untuk peringkat satu ATP Ranking, sementara Roger Federer akan mengejar gelar ketujuh guna memperpanjang rekor di turnamen tenis indoor terbesar di dunia tersebut. Selain itu, Dominic Thiem akan bersaing untuk tahun keempat berturut-turut, menurut laporan atptour.com, Sabtu.

Ini adalah tahun pertama sejak 2016, dimana penentuan peringkat satu ATP akan ditentukan melalui kemenangan di akhir musim. Tiga tahun lalu Andy Murray dari Inggris mengalahkan Djokovic dalam pertandingan perebutan gelar untuk mengklaim nomor satu.



Acara tahun ini juga diikuti empat petenis berusia di bawah 23 tahun, mereka ialah Alexander Zverev (22) si juara bertahan, dan tiga petenis yang mengikuti turnamen perdana Daniil Medvedev (23), Stefanos Tsitsipas (21) dan Matteo Berrettini (23).

Tahun ini Nadal memimpin 640 poin dari Djokovic saat memasuki turnamen ini. Setiap petenis akan bertanding di tiga babak "round-robin" dan menerima 200 poin untuk setiap kemenangan selama babak penyisihan grup.

Seorang petenis yang maju ke babak selanjutnya menerima 400 poin untuk kemenangan semifinal dan 500 poin tambahan untuk memenangkan final. Secara total, seorang juara yang tidak mengalami kekalahan bisa mendapat 1.500 poin ATP Ranking dan hadiah 2,87 juta dolar Amerika Serikat atau lebih dari Rp40,2 miliar.
 
Pewarta :
Editor : Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar