Sembilan legislator Provinsi Lampung reses di Kecamatan Labuhan Maringgai

id Dprd Provinsi Lampung, sembilan anggota dprd provinsi Lampung, Lampung Timur

Sembilan legislator Provinsi Lampung reses di Kecamatan Labuhan Maringgai

Sembilan anggota DPRD Provinsi Lampung melaksanakan masa reses atau menyerap aspirasi masyarakat di Kecamatan Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur, Rabu (30/10) foto istimewa.

Jalan tersebut vital sebagai lalu lintas warga dan sudah bertahun-tahun tidak kunjung dibenahi
Lampung Timur (ANTARA) - Sembilan anggota DPRD Provinsi Lampung melaksanakan masa reses atau menyerap aspirasi masyarakat di Kecamatan Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur.

Reses berlangsung di Desa Labuhan Maringgai, Kecamatan Labuhan Maringgai, Rabu (30/10) sore. 

Kesembilan anggota DPRD tersebut, Asep Makmur (Demokrat), Ketut Erawan (PDI Perjuangan), Muhammad Khadafi Azwar (Demokrat), Ferliska Ramadita Johan (PDI Perjuangan), Noverisman Subing (PKB),  Binti Amanah (PKB), Ismail Jafar (PKS), Garinca Reza Pahlevi (Nasdem), Azwar Hadi (Golkar).

Dalam reses itu, sejumlah usulan masyarakat disampaikan kepada sembilan anggota legislatif agar bisa diperjuangkan dan ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah dan pusat. 

Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Provinsi Lampung, Bayu Witara mengusulkan agar di daerah nelayan Kecamatan Labuhan Maringgai dibangun stasiun BBM solar bersubsidi untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar kapal nelayan dan nelayan diberi kemudahan mengurus dokumen kapalnya.

Kepala Desa Muara Gading Mas, Wahono mengusulkan perbaikan jalan provinsi di desanya menuju tempat pelelangan ikan. Jalan tersebut vital sebagai lalu lintas warga dan sudah bertahun-tahun tidak kunjung dibenahi. 

Kepala Desa Sukorahayu, Kasbulah mengusulkan agar jalan kabupaten dari Desa Labuhan Maringgai menuju desanya diperbaiki kembali karena kondisinya sekarang sudah rusak kembali. 

Selanjutnya meminta jembatan di atas Way Penet, diperbaiki karena sudah tua dan dikhawatirkan jebol. Jembatan tersebut menjadi penghubung dua desa, yakni Desa Margasari dengan Desa Sukorahayu.
Pewarta :
Editor : Edy Supriyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar