Kevin/Marcus buka keunggulan 1-0 Indonesia atas Taiwan

id piala sudirman,indonesia vs taiwan,perempat final piala sudirman,Kevin/marcus

Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Marcus Fernaldi Gideon yang berpasangan dengan Kevin Sanjaya Sukamuljo mengembalikan kok ke arah pebulu tangkis Taiwan Lee Yang dan Wang Chi-Lin pada babak perempat final Piala Sudirman 2019 di Guangxi Sports Center Gymnasium, Nanning, China, Jumat (24/5/2019). ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/hp.

Kami bermain cukup bagus hari ini tapi lawan sangat tangguh. Mereka memiliki pertahanan yang bagus, ungkap Kevin
Nanning, China (ANTARA) - Ganda putra Indonesia Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo membuka keunggulan 1-0 bagi Indonesia atas Taiwan di babak perempat-final Piala Sudirman 2019 di Nanning, China, Jumat.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Guangxi Sports Center Gymnasium itu ganda putra peringkat satu itu membutuhkan waktu 43 menit untuk mengalahkan ganda putra Taiwan Lee Yang/Wang Chi-Lin dua gim 21-17 21-17.

Pasangan Taiwan membuat sejumlah peluang dengan memanfaatkan ruang kosong yang tak terjaga oleh Kevin/Marcus juga dengan rentetan bola-bola smes.

Melewati sejumlah reli panjang, pasangan yang berjuluk Minions itu bermain tetap tenang untuk mengunci gim pertama dengan keunggulan 4 angka.

Di gim kedua, Indonesia sempat tertinggal terlebih dahulu sebelum menyamakan kedudukan 10-10. Pertahanan ganda Taiwan kali ini diuji oleh smes-smes keras dari Kevin yang mampu membuat peluang poin dari sana.

Smes Kevin menyambut bola tanggung di depan net menutup gim kedua 21-17 untuk kemenangan Indonesia.

"Kami bermain cukup bagus hari ini tapi lawan sangat tangguh. Mereka memiliki pertahanan yang bagus," ungkap Kevin usai laga.

Sementara itu Wang Chi-Lin mengakui pasangan Indonesia memiliki kecepatan dan kecakapan yang sangat bagus di pertandingan hai ini.

"Hingga di gim kedua fokus kami tidak terlalu bagus sehingga kami membuat sejumlah kesalahan," kata Wang, yang juga dipersiapkan di sektor ganda campuran di partai terakhir nanti.










 
Pewarta :
Editor: Samino Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar