Tata Motors capai penjualan 1 juta unit

id tata motors,penjualan tata motors

Tata Motors Distribusi Indonesia memperkenalkan produk Truk Ultra dan Truk Prima di Swiss-belhotel Bandar Lampung Lampung, Selain memperkenalkan Beberapa Produknya Tata Motors juga menggelar Workshop Truk untuk Media di Lampung Perkenalkan keunggulan truk Tata Motors dan edukasi industri kendaraan niaga Lampung, (17/1). ( ANTARA FOTO/Ardiansyah/18.)

Jakarta (ANTARA) - Tata Motors menjadi produsen mobil India pertama yang mencapai penjualan 1 juta unit, mengalahkan dua raksasa otomotif China, Changan dan SAIC, menjadi produsen kendaraan ringan terbesar ke-16 di dunia.

Tata Motors dalam 2018 sukses menjual sekitar 1,049 juta unit dibandingkan dengan 0,986 juta unit yang mereka capai pada 2017, untuk segmen kendaraan ringan termasuk mobil,  van, kendaraan utilitas, dan truk pickup berbobot 3,5 ton.

Menurut JATO Dynamics, sebuah perusahaan konsultan otomotif yang mencakup 54 pasar utama yang mewakili 90 persen penjualan kendaraan ringan, mengatakan bahwa Tata Motors adalah merek dengan pertumbuhan tercepat ketiga di antara 20 perusahaan mobil teratas di seluruh dunia.



Analis global JATO, Felipe Munoz, mengatakan,"Tata Motor adalah pembuat mobil terbesar ke-16 tahun lalu, semakin berdekatan dengan Subaru dan mengalahkan beberapa merek China, tapi hal ini belum cukup untuk menjadi pemain kunci di industri," kata Felipe Munoz, dikutip dari Economic Times, Minggu.

Tata Motors MD Guenter Butschek mengatakan "hal ini adalah kredit untuk koneksi kuat Tata yang selama ini telah dibangun dengan pelanggannya melalui produk dan nilai proposisi.

"Perusahaan akan terus fokus untuk mengisi celah dalam portofolionya dan bertujuan untuk menjadi pemimpin teknologi di dunia otomotif," ujar Guenter Butschek.

“Masih ada titik gelap di cerita ini. Pertumbuhan yang didorong oleh merek Tata berhasil menjual 99 persen mobilnya di India, sedangkan merek JLR (-2 persen) sedang berjuang karena mereka bersaing di segmen premium yang menguntungkan, namun di lain hal sangat kompetitif,” tutup Munoz.
 
Pewarta :
Editor: Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar