Waykanan dapat bantuan rehabilitasi 200 hektare tanaman lada

id rehabilitasi tanaman lada, lada waykanan, lada

Bibit lada bantuan dari Kementan untuk rehabilitasi 200 Ha tanaman lada di Waykanan. (antaralampung/ist)

Jadi per hektere para petani mendapatkan bibit 800 batang dan 200 kilogram pupuk organik
Waykanan, Lampung (Antaranews Lampung) – Pemerintah Kabupaten Waykanan, Provinsi Lampung mendapatkan bantuan rehabilitasi tanaman lada seluas 200 hekatare dari Dirjen Perkebunan Kementrian Pertanian Republik Indonesia.

“Kita mendapatkan Bantuan dari pemerintah pusat berupa bibit dan pupuk organik bagi pengembangan  lada di Kecamatan Gunung Labuhan,” kata Kepala Dinas Perkebunan Waykanan Bani Aras, di Blambangan Umpu, Kamis.

Menurutnya, bantuan yang diserahkan ini merupakan anggaran tahun 2018 yang diperuntukan bagi para petani lada yang ada di Kabupaten Waykanan.

Selain itu, bantuan yang diberikan oleh pemerintah pusat ini, berpusat di Kecamatan Gunung Labuhan dengan jumlah 7 kelompok tani.

Untuk setiap hektare para petani mendapatkan bantuan 800 batang bibit lada dan 200 kilogram pupuk organik.  

“Jadi per hektere para petani mendapatkan bibit 800 batang dan 200 kilogram pupuk organik,” kata dia menegaskan.

Bani menjelaskan, program rehabilitasi lada ini bertujuan untuk mengganti tanaman lada yang sudah tidak produktif lagi dan kerusakan yang mencapai 50 persen.

Bantuan lada yang diberikan yaitu lada panjat. Para petani dapat memilih apakah lebih cendrung ke lada hitam atau lada putih, tergantung dengan kesukaan para petani.

“Kalau lampung lebih terkenal dengan lada hitam, tetapi bila petani ingin meenjual lebih tinggi bisa ke lada putih,” ungkapnya.

Untuk ketujuh kelompok tani yang mendapatkan itu yaitu Kelompok Tani Kayu Btatu, Bengkulu, Negeri Sungkai, Bamar Ratu, Gunung Lasuhan dan Bengkulu Rahman. 
 
 
Pewarta :
Editor: Samino Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar