Lampung-UNDP Petakan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan

id sutono dan undp

Sekdaprov Lampung Sutono, saat membuka acara sosialisasi rencana implementasi SDGs, di Ruang Rapat Bappeda Provinsi Lampung, Selasa (28/11). (foto: istimewa)

...Tujuan pembangunan berkelanjutan merupakan agenda pembangunan global dengan 17 tujuan, 169 target dan 240 indikator, dengan harapan mampu menjawab tantangan dan permasalahan global, kata Sutono...
Bandarlampung  (ANTARA LAMPUNG) - Pemerintah Provinsi Lampung dan United Nations Develompment Programme (UNDP) bersinergi melahirkan inovasi akselerasi pencapaian target pembangunan di daerah setempat.

"Tujuan pembangunan berkelanjutan merupakan agenda pembangunan global dengan 17 tujuan, 169 target dan 240 indikator, dengan harapan mampu menjawab tantangan dan permasalahan global," kata Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Sutono di Bandarlampung, Selasa (28/11).

Ia mengatakan bahwa untuk mencapai target yang ditetapkan, diperlukan pemetaan terhadap target dan indikator tujuan pembangunan berkelanjutan, upaya ekstra keras dan inovatif sehingga mampu melahirkan inovasi akselerasi target "Sustainable Develompment Goals" (SDGs) di Lampung.

Pemerintah Provinsi Lampung menggandeng UNDP Indonesia meliputi penyusunan rencana aksi daerah tujuan pembangunan berkelanjutan.

Hasil evaluasi MDGs juga memberikan gambaran tantangan bagi pelaksanaan seperti integrasi SDGs dan dokumen perencanaan daerah, menjadikan SDGs sebagai isu pembangunan bersama, penyediaan data berkualitas, terintegrasi dan mudah diakses.

"Semua tantangan tersebut, harus menjadi fokus bagi semua dan perlu ditangani secara serius melalui kebijakan pembangunan yang berkelanjutan. Oleh karenanya dibutuhkan keterlibatan semua pihak untuk mewujudkannya," kata Sutono.

Terkait target pencapaian, menurut Technical Advisor of UNDP Indonesia, Juliaty Ansye Sopacua, SGDs menargetkan untuk menuntaskan seluruh indikator. Untuk itu dibutuhkan sinergi, kerja keras dan terobosan baru karena capaian suatu tujuan mampu membantu capaian indikator yang lainnya.

Adapun prinsip SDGs, yakni universality (dilaksanakan semua pihak) dan integration (dilaksanakan secara terintegrasi dan saling terkait pada semua dimensi sosial, ekonomi dan lingkungan).

Lalu, no one left behind (harus memberi manfaat bagi semua dan melibatkan semua pemangku kepentingan) dan coherence and solutive innovation (mengedepankan keselarasan kebijakan dan implementasi, termasuk menyediakan solusi efektif bagi pembangunan.

Kepala Bappeda Provinsi lampung, Taufik Hidayat mengatakan, penyusunan SDGs berdasarkan capaian MDGs dengan target dan sasaran yang lebih luas.

Menurutnya, SDGs merupakan komitmen dan upaya bersama guna membangun masa depan yang inklusif, berkelanjutan dan tangguh.

"SDGs disusun untuk menyempurnakan MDGs seperti lebih komprehensif karena disusun dengan melibatkan banyak negara dengan tujuan universal," katanya.

(ANTARA)

Pewarta :
Editor: Samino Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar