Pengamanan Festival Way Kambas ditingkatkan

id Way Kambas, Pengamanan Festival Way Kambas ditingkatkan

Atraksi gajah jinak terdidik terlatih di PKG Way Kambas Lampung Timur. (FOTO: ANTARA Lampung/Ist)

Sukadana (Antara Lampung)- Pihak kepolisian akan meningkatkan pengamanan Festival Way Kambas yang digelar di Pusat Konservasi Gajah Taman Nasional Way Kambas Lampung Timur mulai 11-13 November 2016.
     
"Kami siap memberikan keamanan maksimal kepada pengunjung kegiatan tahunan ini,"  kata Kapolsek Labuhan Ratu, Iptu Marbun, saat dihubungi di di Lampung Timur, Senin.
      
Menurut dia, pihaknya telah memetakan titik rawan dan jalur  kemacetan demi memberikan rasa nyaman bagi masyarakat.
    
Dia menyatakan pengamanan Festival Way Kambas juga dilakukan bersama oleh kepolisian sektor setempat dan Polres Lampung Timur.
    
"Fokus pengamanan mulai dari Satlantas di jalur lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan, kemudian pengamanan terbuka dan juga pengamanan tertutup," katanya.
    
Pemerintah Kabupaten Lampung Timur Provinsi Lampung menggelar Festival Way Kambas 2016 mulai Jumat sampai Minggu.
     
Perhelatan Festival Way Kambas itu diharapkan mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Taman Nasional Way Kambas.
    
Festival Way Kambas adalah acara tahunan Pemkab Lampung Timur. Dua tahun sebelumnya, Festival  Way Kambas digelar di luar TNWK, dan tahun ini kembali akan digelar di Pusat Konservasi Gajah Sumatra di TNWK.
     
Sejumlah kegiatan dan lomba akan disuguhkan kepada pengunjung pada Festival Way Kambas,  selain paket hiburan dan atraksi gajah yang disuguhkan pihak TNWK.
    
Kegiatan dan lomba itu diantaranya adalah : Jeprat-jepret Way Kambas, Sketsa Way Kambas, Lomba Kreasi Sovenir,  Way Kambas Adventure Trail, Fun and Run Way Kambas 10 Km, dan Gowes Way Kambas.
     
Pada  terakhir  akan digelar seminar nasional Way Kambas, Fox Hunting Signal Way Kambas dan pesta buah.
     
Dinas Budaya dan Pariwisata Kabupaten Lampung Timur mencatat kunjungan wisatawan ke TNWK tahun 2013  sebanyak 23.863 pengungung, tahun 2014 turun menjadi 19.908 orang, dan pada 2015 sebanyak 22.763 orang.

Editor: Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar