Di Sumsel, 20 persen pot tanaman hias diganti sayuran

id tanaman sayuran, pot, dikonversi tanaman sayur,gubernur sumsel

Di Sumsel, 20 persen pot tanaman hias diganti sayuran

Gubernur Sumsel H Herman Deru saat menghadiri halal bihalal di Pajar Bulan Kabupaten Lahan, Sumsel. (ANTARA/HO/Diskominfo)

Lahat, Sumsel (ANTARA) - Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru mengimbau masyarakat di daerah itu untuk mengkonversi 20 persen pot tanaman hias di rumah masing-masing ke tanaman sayur produktif.

"Dari banyaknya pot berisi tanaman hias alangkah baiknya 20 persen diganti dengan tanaman sayuran yang bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari," kata Gubernur Herman Deru saat menghadiri halal bihalal di Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan, Sabtu.

Ia menyebutkan pot-pot yang dikonversi tanamannya itu diganti tanaman cabai, seledri, tomat, bawang daun dan lainnya.

"Juga di rumah-rumah, yang tadinya kita membeli ke pasar atau warung, dengan bertanam sendiri akan menghemat pengeluaran rumah tangga. Itulah yang dinamakan Gerakan Sumsel Mandiri Pangan. Mengubah pola pikir dari membeli menjadi menghasilkan sendiri," kata Herman Deru.

Kegiatan halal bihalal yang digelar di Kecamatan Fajar Bulan Kabupaten Lahan itu merupakan rangkaian kunjungan kerja terakhirnya di daerah itu.

Pada kesempatan itu, ia memuji Pemkab Lahat yang dalam sepuluh tahun terakhir, pada 2023 ini berhasil menurunkan angka kemiskinan sebesar 0,8 persen.

"Dalam menurunkan angka kemiskinan tentu diperlukan kerja sama dari semua pihak. Kesejahteraan masyarakat dapat meningkat jika didukung dengan salah satunya pembangunan infrastruktur," kata gubernur.

Ia menegaskan pembangunan infrastruktur dilakukan dengan kewenangan daerah itu sendiri. Bantuan Gubernur bersifat khusus. Tentunya dengan memperhatikan kondisi wilayah dan kebutuhan daerah baik bersifat prioritas maupun super prioritas.

"Kekompakan semua pihak adalah modal terwujudnya sukses pembangunan di daerah" jelas gubernur..