PKS targetkan raih minimal 15 persen suara pada Pemilu 2024

id Pks, partai keadilan sejahtera, presiden pks, ahmad syaikhu, munas pks

PKS targetkan raih minimal 15 persen suara pada Pemilu 2024

Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu (HO-Dok Humas PKS)

Itulah makanya yang menjadi patokan untuk Insya Allah ke depan bisa ditingkatkan lebih 15 persen
Jakarta (ANTARA) - Musyawarah Nasional (Munas) V Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Bandung, Jawa Barat, menghasilkan satu keputusan target perolehan suara pada Pemilu 2024, yakni minimal 15 persen suara.

Presiden PKS Ahmad Syaikhu dalam pernyataannya di Jakarta, Minggu, optimistis bisa mewujudkan target tersebut pada 2024 mendatang.

"Kami bukan asal hitung ya. Beberapa lembaga survei menyebutkan angka yang cukup besar. Sebelumnya kita dipatok hanya 3 persen, 2,5 persen, paling pol 4 persen. Tapi kalau kita lihat lembaga survei kemarin ada yang memberikan 6,8 persen," kata Syaikhu.

Ia menjelaskan bahwa PKS mengadakan survei sendiri pada Agustus 2020 yang ternyata mampu mencapai angka 14,8 persen.

"Itulah makanya yang menjadi patokan untuk Insya Allah ke depan bisa ditingkatkan lebih 15 persen," ungkapnya.
Baca juga: Inilah susunan lengkap kepengurusan DPP PKS 2020-2025, ajak Gamal Albinsaid gabung


Yang kedua, kata dia, pihaknya melihat ada indikator yang dilakukan sebuah survei saat satu tahun pemerintahan Jokowi-Ma'ruf bahwa dari kepuasan publik kinerja pemerintahan sebanyak 58,2 persen menyatakan tidak puas.

Segmentasi itulah, kata Syaikhu, yang akan diambil dan mudah-mudahan 58,2 persen itu bisa menjadi "captive market" PKS.

"Harapan ya seperti itu. Sehingga obsesi mudah-mudahan ke depan ceruk-ceruk ini bisa kita ambil, termasuk di dalamnya adalah ceruk milenial," kata Syaikhu.



Alasan itulah, diakui Syaikhu, yang membuatnya menunjuk aktivis sosiopreneur dan tokoh pemuda nasional dr Gamal Albinsaid sebagai Ketua Bidang Kepemudaan DPP PKS.

"Itulah saya kenapa menempatkan dr Gamal Albinsaid sebagai Kabid Kepemudaan. Karena beliau secara berprestasi di dalam dan di luar negeri," katanya.

Sementara itu, Gamal menyatakan alasannya berkenan menjadi Ketua DPP PKS karena melihat budaya partai politik memiliki kelebihan dan kekurangan, sementara PKS menerapkan budaya merit sistem yang memberikan penghargaan lebih kepada orang-orang berprestasi.

"Jadi PKS ingin memberikan pesan kepada generasi muda Indonesia. Partai ini memberikan keadilan peluang. Partai ini memberikan kesempatan yang sungguh-sungguh dan berkomitmen," ujarnya.
Baca juga: DPP PKS telah setujui enam rekomendasi terkait pilkada di Lampung