Polda Lampung sebut situasi di Mesuji sudah kondusif

id Polda Lampung,Humas Polda Lampung ,Bentrok Mesuji Register 45

Polda Lampung sebut situasi di Mesuji sudah kondusif

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad (ANTARA/Dian Hadiyatna/HO)

Bandarlampung (ANTARA) - Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, mengatakan bahwa kondisi di Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung yang sempat panas karena adanya kasus pengeroyokan kepada salah seorang warga di Register 45, sudah kondusif.

"Berdasarkan laporan dari Kapolres Mesuji AKBP Alim, situasi saat ini sudah terkendali dan tidak ada aksi balas dendam," katanya, di Bandarlampung, Selasa.

Ia menjelaskan bahwa kasus pengeroyokan salah seorang warga atas nama WA oleh kelompok Karya Tani di Register 45 berawal dari ulah si korban yang telah meresahkan kelompok tersebut.

"Kejadian bermula dari WA yang menghalangi garapan lahan kelompok Karya Tani seluas 2,5 hektare," jelasnya.

Kemudian pada Senin (23/12) diadakan pertemuan antara kelompok Karya Tani dengan kelompok WA yang difasilitasi oleh Ketut Sukarte dan beliau berjanji bahwa saudara WA akan berhenti memberikan keresahan kepada kelompok karya tani.

Namun, lanjut Pandra, berdasarkan informasi yang didapatnya tadi pagi sekitar pukul 08.00 wib, beberapa orang dari kelompok Karya Tani menyerang kediaman WA yang menyebabkan beliau mengalami luka-luka dan rumahnya rusak.

"Jadi kejadian tadi pagi itu adalah penganiayaan yang menyebabkan kerusakan rumah karena sasaran hanya WA, dan saat ini kondisi sudah kondusif serta tidak ada gejala-gejala lainnya," jelasnya.

Atas kejadian tersebut, lanjutnya, untuk menghindari aksi balas dendam dari kelompok WA pihak kepolisian yang dibantu oleh TNI langsung melakukan patroli pencegahan dan penanggulangan.

"Kami juga dalam melakukan pencegahan dan penanggulangan kepada kedua kelompok memberdayakan tokoh masyarakat, pemuda dan juga Forkopimda setempat agar aksi balas dendam tidak terjadi," katanya.

 
Pewarta :
Editor : Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar