10 pemain PSM tahan Imbang Perseru Badak Lampung

id Badak Lampung,PSM Makasar,PSM VS Badak Lampung

10 pemain PSM tahan Imbang Perseru Badak Lampung

Pelatih PSM Makasar Darijie Kelazic dan Wiljan Pluim saat memberikan keterangan usai pertandingan, Minggu, (15/9/2019) (ANTARA/Dian Hadiyatna)

Bandarlampung (ANTARA) - Pelatih PSM Makasar Darije Kelazic menyanjung perjuangan anak asuhnya yang mampu menahan imbang 1-1 Perseru Badak Lampung meski bermain dengan 10 pemain sejak awal babak ke dua.

Pertandingan yang digelar di Stadion Sumpah Pemuda Wayhalim Bandarlampung, Minggu, PSM Makasar mampu unggul terlebih dahulu pada menit ke 36 melalui Amido Balde dan disamakan oleh Johan Yoga pada menit ke 62.

"Saya hanya mampu memberikan pujian kepada pemain yang telah berjuang pada laga ini," kata Darije Kelazic.

Menurut dia, pada babak pertama anak asuhannya cukup menguasai pertandingan dengan kepercayaan diri tinggi, bahkan para pemainnya mampu menguasai penguasaan bola sehingga memang mereka layak mendapatkan gol di babak pertama tersebut.

Namun, lanjutnya, dengan dikartu merahkannya Zulham Zamrun di akhir babak pertama mengubah jalannya permainan di babak ke dua.

"Saya sangat kecewa dengan hasil ini, tentunya tanpa kartu merah itu tim kami mampu meraih tiga poin seperti yang kami targetkan," kata dia.

Sementara itu Pemain PSM Makasar Wiljan Pluim mengatakan bahwa para pemain harusnya merasa bangga dengan hasil imbang ini sebab mereka bermain dengan 10 pemain dari awal babak ke dua.

"Saya sangat apresiasi kepada semua pemain karena telah berjuang memberikan ekstra energi dari pertandingan biasanya dan mampu menahan tuan rumah," kata dia.

Pada pertandingan tersebut Zulham Zamrun mendapatkan kartu kuning keduanya pada menit ke 45 setelah melanggar pemain Perseru Badak Lampung Reva Adi Utama.
Pewarta :
Editor: Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar