Dua komandan pasukan Libya tewas diserang "drone"

id LNA Libya,GNA Libya,Tripoli

Dua komandan pasukan Libya tewas diserang "drone"

Pejuang loyalis pemerintah Libya dukungan PBB (GNA) menembakkan senjatanya saat terjadi bentrok dengan pasukan loyalis Khalifa Haftar di pinggiran Tripoli, Libya, Selasa (21/5/2019).(REUTERS/GORAN TOMASEVIC)

Benghazi (ANTARA) - Tiga anggota pasukan timur Libya, termasuk dua komandan, tewas dalam serangan 'drone' di Kota Tarhuna pada Jumat malam oleh pemerintah yang diakui internasional (GNA), menurut sumber militer.

Kantor media GNA membenarkan serangan tersebut dan mengatakan "(serangan) itu menargetkan kendaraan kendali di Kota Tarhuna."

Tarhuna, yang berada sekitar 97,6 km sebelah tenggara Tripoli, menjadi pusat milisi yang bersekutu dengan komandan Tentara Nasional Libya (LNA) Khalifa Haftar.

Pasukan LNA menggencarkan serangan pada awal April untuk merebut kembali kendali Tripoli, lokasi markas Perdana Menteri Fayez Seraj dukungan PBB dan GNA.

"Dua komandan brigade kesembilan LNA dan ajudan mereka tewas dalam serangan 'drone'," kata sumber militer.

kondisi Libya kacau balau sejak pemerintahan pimpinan Muammar Gaddafi tumbang dalam pemberontakan dukungan NATO pada 2011.'


Baca juga: Libya dukungan PBB desak Dewan Keamanan usut Jenderal Khalifa Haftar
Sumber: Reuters
 
Pewarta :
Editor: Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar