Minat wisatawan ke Sumut mulai memudar

id Danau Toba, Sumut, Perusahaan. Wisatawan

Objek wisata pasir putih di Parbaba Samosir makin berkembang dan ramai dikunkungi wisatawan (Antaranews Lampung/Hisar Sitanggang)

Medan (Antaranews Lampung) - Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara   mendata kunjungan wisatawan mancanegara  hingga Agustus 2018 turun 14.19 persen dibandingkan periode sama 2017 atau  sebanyak 148.328 orang.

 Kepala BPS Sumatera Utara (Sumut), Syech Suhaimi di Medan, Selasa, mengatakan,  berkurangnya kunjungan wisman tahun ini karena ada penurunan kedatangan turis dari Republik Rakyat Tiongkok (RRT) dan Belanda.

Tahun 2018 kunjungan turis RRT sebanyak 5.047 orang, mengalami penurunan dibanding waktu yang sama tahun 2017 sebanyak 5.769 orang.

  Adapun turis Belanda juga turun dari 3.392 menjadi 3.344 orang.

 "Penurunan kunjungan dari RRT dan Belanda mempengaruhi  total kedatangan wisman ke Sumut sebesar 14,19 persen,"ujarnya.

Direktur Utama Badan Otorita Pariwisata Danau Toba (BOPDT) Arie Prasetyo, mengatakan, meski tahun ini hingga Agustus terjadi penurunan kunjungan, namun pada 2019 diyakini jumlah wisman Sumut akan bertambah banyak.

 "Bahkan target jumlah wisman Sumut 2019 sebanyak satu juta orang bisa dicapai,"katanya.

Dia mengakui, bahwa Danau Toba menjadi andalan Sumut untuk meraih wisman.

"Pemerintah sudah melakukan banyak upaya untuk membangkitkan kembali pariwisata Sumut khususnya Danau Toba yang dijadikan salah satu daerah tujuan wisata utama Indonesia," katanya.

Bukan hanya infrastruktur termasuk bandara,tetapi pembangunan juga dilakukan di banyak sektor termasuk sumber daya manusia.

"Semua sektor harus dibenahi agar pariwisata di Sumut menjadi daerah tujuan wisata wisatawan,"katanya.
Pewarta :
Editor: Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar