Surplus daya listrik, kenapa terjadi pemadaman ?

id PLN, listrik, pemadaman

ILUSTRASI/Tanpa Listrik (Istimewa)

Bandarlampung (ANTARA Lampung )- Pemadaman listrik di sejumlah kawasan di Kota Bandarlampung akibat adanya pekerjaan pemeliharaan di Gardu Induk Telukbetung, Bandarlampung.
         
"Ya ada pemadaman listrik seperti di Sukarame Bandarlampung, akibat pemeliharaan di gardu induk tersebut," kata Humas PT PLN Distribusi Lampung, Bernadus Hermawan, di Bandarlampung, Selasa.
         
Ia mengatakan pemadaman listrik itu berlangsung selama dua hari dari pukul 08.00 hingga 15.00 WIB dan diperkirakan akan cepat selesai.

Pemadaman listrik terjadi di kawasan Sukarame, dan salah satu dampaknya adalah kemacetan arus lalu lintas di Jalinsum. Pemadaman juga menimpa rumah sakit pada siang hari, padahal saat itu biasanya kunjungan pasien berobat sedang banyak.
         
Menurut Bernardus, kondisi kelistrikan di Provinsi Lampung saat ini mengalami surplus daya dengan total daya mampu pembangkit di Provinsi Lampung saat ini telah mencapai 1.061 MW.
         
Sistem interkoneksi sumatera bagian selatan sebesar 350 MW, dan beban puncak sebesar 948 MW, sehingga Lampung memiliki cadangan daya mampu pasok sebesar 113 MW atau 10,65  persen.
         
Selain itu PLN Distribusi Lampung pun telah memiliki Area Pengatur Distribusi (APD) yang didukung oleh sistem Scada (Superisory Control and Data Acquisition). Dengan teknologi terkini, APD mampu mengoperasikan jaringan distribusi 20kV secara handal dan terpusat.
         
Ia menjelaskan, sebagai keseriusan PLN dalam membangun infrastruktur ketenagalistrikan Provinsi Lampung, PLN telah mengoperasikan Gardu Induk Mini yang berlokasi di Kabupaten Tulang Bawang Barat dan Gardu Induk Liwa di Kabupaten Lampung Barat.
         
Kedua Gardu Induk tersebut berfungsi untuk memperkuat sistem kelistrikan di Provinsi Lampung khususnya di bagian barat dan timur Provinsi Lampung.

 
ANTARA
Pewarta :
Editor: Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar