Wali Kota Bandarlampung Minta Warga Hemat Air

id wali kota herman dan air bersih, wali kota bandarlampung, herman hn, program air bersih, warga kurang mampu

Wali Kota Bandarlampung Herman HN memberikan sambutan pada penyerahan hibah air bersih untuk warga berpenghasilan rendah, di Kota Bandarlampung, Senin. (Foto: Dinas Kominfo Bandarlampung)

...Warga harus menghemat air, jangan mematikan keran menunggu air meluber dari tempat penampungan dan dihidupkan bila air penampungan kosong, kata Wali Kota...
Bandarlampung (ANTARA Lampung) - Wali Kota Bandarlampung Herman HN mengatakan warga diminta untuk menghemat air, sebagai bentuk antisipasi menghadapi musim kemarau dan harus mempersiapkan tempat penampungan air guna menjaga dari kekurangan air bersih.

"Hari ini bantuan saluran hibah air bersih dari Pemerintah Pusat melalui Pemkot Bandarlampung bersama PDAM Wayrilau telah tersambung dan mengalir, warga diminta bisa berhemat dalam menggunakannya," kata dia dalam rangka penyerahan hibah air bersih untuk warga berpenghasilan rendah, di Kota Bandarlampung, Senin.

Dia mengatakan, meskipun iklim saat ini tidak menentu warga diminta untuk tetap berupaya melakukan penghematan air.

"Warga harus menghemat air, jangan mematikan keran menunggu air meluber dari tempat penampungan dan dihidupkan bila air penampungan kosong," katanya.

Ia melanjutkan, air dari PDAM Wayrilau ini akan mengalir 24 jam tanpa berhenti, ini merupakan program Presiden Joko Widodo dan ini bantuan hibah yang sudah berjalan sejak tahun 2013.

Bantuan hibah air bersih ini dikhususkan untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), pada tahun ini mendapatkan 1500 sambungan.

Dalam pemasangannya warga harus membayar Rp330 ribu sudah termasuk PPN Rp30 ribu, pada tahun sebelumnya pemkot membantu biaya pemasangan dengan mensubsidi Rp550 ribi tapi saat ini sudah tidak boleh sehingga tidak ada lagi.

"Biaya pemasangan tetap Rp330 ribu dan itu sudah ditekan sehingga lebih murah, dengan membayar masyarakat dapat lebih bertanggungjawab salah satunya tanggung jawabnya dengan menghemar air dan merasa memiliki," kata dia.

Tahun 2019 akan ada program baru tanpa subsidi, dengan menyediakan 60 ribu sambungan air dan saat ini sedang tender.

Ia mengharapkan, seluruh masyarakat Bandarlampung pada tahun 2019 akan merasakan air bersih dan seluruh perjanjian sudah diselesaikan antara pemerintah pusat serta pemerintah provinsi.

Sementara itu, Direktur Utama PDAM Wayrilau Bandarlampung, AZP Gustimego mengatakan bahwa sambungan saluran hibah air minum bagi MBR oleh PDAM Wayrilau merupakan program dari pemerintah pusat.

"Ada enam wilayah yang masuk dalam program ini yakni Telukbetung Timur, Panjang, Bumiwwaras, Tanjungkarang Pusat, Telukbetung Barat dan Telukbetung Utara," kata dia.

Ia mengatakan, bahwa warga hanya perlu membayar Rp330 ribu dan air sudah bisa mengalir, tidak ada ada biaya selain itu.

Jika ada biaya selain itu, diminta untuk segera melapor dan bila ada pegawai PDAM yang bermain akan dikenakan sanksi.

"Syarat pemasangan, rumahnya listrik harus 900 watt jika lebih dari itu, tidak bisa dipasang," kata dia,

Untuk dana yang digunakan totalnya Rp4,5 miliar dari APBN murni dengan 1500 sambungan dan telah tersambung 900 dengan target penyelesaian 21 September 2017.***4***

(RBP*T013)



(T.T013/B/M007/M007) 04-09-2017 18:48:38
Pewarta :
Editor: Samino Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar