Kamis, 17 Agustus 2017

Pendapatan Lampung Diproyeksikan Rp7,6 Triliun

id sekda sutono rapat dprd
Pendapatan Lampung Diproyeksikan Rp7,6 Triliun
Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Sutono (FOTO: ANTARA Lampung/ist)
Bandarlampung  (ANTARA Lampung) - Pendapatan daerah Lampung diproyeksikan sebesar Rp7,631 triliun pada APBD Perubahan Provinsi Lampung tahun anggaran 2017.

"Pendapatan itu meningkat dibandingkan APBD 2017," kata Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Sutono dalam Rapat Paripurna DPRD setempat, di Bandarlampung, Senin.

Ia mengatakan, pendapatan daerah Lampung pada APBD Perubahan diproyeksikan sebesar Rp7,631 triliun itu mengalami peningkatan Rp907,692 miliar dibandingkan APBD 2017

Secara nominal PAD diproyeksikan meningkat sekitar Rp356,692 miliar yang didorong peningkatan penerimaan pajak sekitar Rp334 miliar, peningkatan signifikan pada pos lain-lain pendapatan yang sah sebesar Rp20,336 milair yang sebagian besar bersumber dari peningkatan kinerja badan layanan umum daerah

Khusus, penerimaan yang berasal dari retribusi daerah diproyeksikan juga akan mengalami peningkatan Rp3,164 miliar.

Sutono, mengatakan, komponen dana perimbangan meningkat Rp551 miliar yang didorong oleh adanya proyeksi tambahan yang bersumber dari dana bagi hasil pajak, dana bagi hasil bukan pajak, dana bagi hasil umum dan dana bagi hasil khusus.

Secara umum, ia menjelaskan alokasi belanja daerah pada perubahan RAPBD tahun 2017 diarahkan pada kebijakan-kebijakan yaitu tetap terselengaranya pelayanan dasar pada masyarakat.

Selain itu, mempertahankan dan mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat, harmononisasi prioritas pembangunan daerah dan nasional, optimalisasi pada belanja operasional dan penajaman pada belanja non operasional serta penyesuaian terhadap pokok-pokok besaran  tunjangan penghasilan DPRD.

Selanjutnya, jaminan kesehatan dan jaminan hari tua aparatur sipil negara yang diatur dalam peraturan perundang-undangan, serta penyedian dana persiapan pelaksanaan pilkada lampung 2018 kepada lembaga penyelenggara, pengawas dan pengamanan pilkada.

 (ANTARA)

Editor: Samino Nugroho

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga

Generated in 0.0083 seconds memory usage: 0.35 MB