Daud Yordan akan tampil beda dan siap beri kejutan di Thailand

id Daud Yordan,tinju,thailand,wbc,Rachata Khaophimai

Daud Yordan akan tampil beda dan siap beri kejutan di Thailand

Petinju Indonesia asal Sukadana, Kalbar Daud 'Cino' Yordan memperlihatkan sabuk kemenangannya saat jumpa pers di Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu (23/11/2019). ANTARA FOTO/Jessica Helena Wuysang/ama. (ANTARA FOTO/JESSICA HELENA WUYSANG)

Jakarta (ANTARA) - Daud Yordan membuat publik penasaran dengan mengatakan bakal menampilkan sesuatu yang baru di luar olahraga tinju dan berbeda dari biasanya saat naik ring menghadapi Rachata Khaophimai di Pattaya, Thailand, pada 19 November 2021.

Petinju 34 tahun itu tak secara rinci menyebutkan hal baru yang dimaksud. Dia hanya mengatakan sesuatu yang berbeda bakal mengejutkan masyarakat Indonesia.

"Ada yang ingin saya tampilkan dan itu merupakan keinginan saya ke depan selain dari olahraga tinju," kata Daud Yordan kepada ANTARA, Jumat.

"Dunia olahraga tak pernah membayangkan dan terpikirkan apalagi di tengah masa aktif sebagai atlet. Ini bukan sensasi, tetapi keinginan untuk disampaikan," tambahnya.

Baca juga: Chris John sebut petinju andalan Indonesia saat ini Daud Yordan dan Ongen

Ia menuturkan kejutan tersebut akan terjawab pada pertandingan nanti. "Jadi, saksikan duel saya nanti yang akan disiarkan langsung salah satu televisi swasta di Indonesia," ujar Daud.

Petinju asal Sukadana, Kayong Utara, Kalimantan Barat itu mengaku sangat menantikan duel di Thailand nanti. Maklum, Daud telah dua tahun tak naik ring.

Persiapan pun terus ia lakukan untuk meraih hasil maksimal. Daud harus mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi, termasuk faktor non-teknis, mengingat bertanding di kandang lawan.

"Tentu ini menjadi kabar baik bagi insan tinju di Tanah Air. Saya akan kembali naik ring dan mengharapkan doa dan dukungan dari masyarakat Indonesia agar memenangi laga nanti," ungkap Daud.

Baca juga: Daud Yordan akan naik ring lawan petinju Thailand pada Oktober

Dalam pertandingan kali ini, Daud akan berjuang untuk kembali menyandang sabuk juara WBC International kelas ringan super (63,5kg).

Titel tersebut pernah ada dalam genggaman Daud, tepatnya usai mengalahkan petinju Thailand, Aekkawee Kaewmanee, di Bone Night Club, Pattaya, 4 Agustus 2019.

Namun karena pandemi COVID-19, titel WBC International dicopot.

Saat ini, Daud masih berstatus pemegang gelar juara dunia kelas ringan super (63,5kg) versi IBA dan WBO Oriental.

Dua gelar tersebut diraih pada laga terakhirnya melawan petinju asal Afrika Selatan Michael Mokoena di Jatim Park 3, Batu, Jawa Timur, pada 17 November 2019. 
Pewarta :
Editor : Edy Supriyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2021