KONI Lampung kehilangan sosok Prof Sunarto

id koni lampung, prof sunarto, sunarto wafat

KONI Lampung kehilangan sosok Prof Sunarto

Almarhum Prof Sunarto (ANTARA/HO)

Dalam mengambil keputusan beliau sangat hati-hati dan mempertimbangkan berbagai hal yang terkait aturan hukum dan kepatutan. KONI sangat berduka dan kehilangan atas kepergian beliau, katanya

Bandarlampung (ANTARA) - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Lampung kehilangan dengan sosok Prof DR Sunarto DM, SH, MH, yang meninggal dunia pada Sabtu (12/6) sekitar pukul  03.42 WIB di Rumah Sakit Umum (RSUDAM) Abdoel Moeloek Bandarlampung.

"Keluarga besar KONI Lampung sebagai kolega almarhum terkejut saat mendengar kabar duka melalui WhatsApp grup KONI Lampung usai subuh yang menerangkan bahwa Prof Narto, panggilan akrab almarhum, wafat," kata Ketua Umum KONI Provinsi Lampung Prof DR Ir M Yusuf S Barusman, di Bandarlampung,  Sabtu. 

Sunarto, lanjut Yusuf, menjabat Wakil Ketua Umum I Bidang Organisasi KONI Provinsi Lampung. 

Baca juga: Rektor Institut Teknologi Sumatra meninggal dunia

Secara pribadi dan kedinasan, dirinya turut berdukacita dan sangat kehilangan Prof Narto yang merupakan partner kerja yang sangat luar biasa, teman diskusi yang sangat banyak ide dan pendapat. 

"Dalam mengambil keputusan beliau sangat hati-hati dan mempertimbangkan berbagai hal yang terkait aturan hukum dan kepatutan. KONI sangat berduka dan kehilangan atas kepergian beliau," katanya.

Yusuf mengatakan bahwa sangat sulit menggantikan sosok seperti Prof Sunarto yang mempunyai prinsip kuat dalam hal mentaati hukum. 

"Beliau banyak pendapat yang sangat menginspirasi. Selamat jalan Prof Narto, semoga Allah memberikan ampunan segala kesalahan dan kekhilafan, dan membuka pintu Surga-Nya untuk Prof Narto. Aamiin ya robbal alamin," tambah Yusuf.

Baca juga: Kematian pasien COVID-19 di Lampung bertambah delapan menjadi 1.080 orang

Selain itu para pengurus KONI lainnya juga menyampaikan bela sungkawa kepada keluarga almarhum. 

Ketua Harian KONI Lampung, Hanibal mengatakan kehilangan sosok yang sangat dihormati. 

"Innalilahi wainna Iilahirojiun. Kami sangat terkejut dengan kepergian Pak Narto yang begitu cepat. Tetapi Allah mempunyai rencana lain. Semoga Prof Narto diberikan yang terbaik oleh Allah. Diampuni dosanya dan diberikan pahala atas semua kebaikannya. Aamiin," tambah Hanibal. 
 

Pewarta :
Editor : Edy Supriyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar