Stafsus Presiden Jokowi, Billy Mambrasar upayakan pengusaha muda Papua dapat bantuan modal

id Billy Mambrasar

Stafsus Presiden Jokowi, Billy Mambrasar upayakan pengusaha muda Papua dapat bantuan modal

Billy Mambrasar, salah satu pembicara dalam webinar WMM. (ANTARA /HO)

kami terus berjuang mendorong lahirnya wirausahawan dan wirausahawati dari kalangan anak muda Papua
Jayapura (ANTARA) - Staf Khusus (Stafsus) Presiden RI, Billy Mambrasar mengupayakan wirausaha atau pengusaha muda asal Papua agar mendapatkan pembinaan, pelatihan hingga bantuan modal dari berbagai pihak.

"Bersama dengan rekan-rekan saya, kami terus berjuang mendorong lahirnya wirausahawan dan wirausahawati dari kalangan anak muda Papua, termasuk agar mendapatkan pelatihan dan bantuan dana usaha," kata Billy ketika dihubungi dari Kota Jayapura, Papua, Minggu (20/9).

Upaya itu, kata salah satu pendiri giat sosial Papua Muda Inspiratif (PIM) juga dikemukakan dalam sebuah acara webinar tentang kewirausahaan, yang diselenggarakan oleh program Wirausaha Muda Mandiri (WMM) dari Bank Mandiri pada Jumat pekan lalu.

Acara yang mengusung tema 'Sosialisasi Wirausaha Muda Mandiri' itu juga dihadiri Rektor Universitas Cenderawasih (Uncen) Jayapura, Dr. IR. Apolo Safanpo, dan Rektor Universitas Papua (Unipa) Manokwari, Dr Meky Sagrim, SP, Msi.

"Dalam kesempatan itu, saya meminta kepada Bank Mandiri agar bisa memberikan modal usaha kepada seluruh anak-anak di Papua, dan anak-anak Papua juga bisa diberikan pelatihan supaya paham bagaimana cara mengatur strategi bisnis yang akan di garap oleh mereka nantinya, sehingga dapat meningkatkan perputaran uang, pergerakan ekonomi, dan pengurangan kemiskinan. Program ini dapat menggandeng ekosistem lokal yang sudah ada, seperti Papua Muda Inspiratif," katanya.
Baca juga: Stafsus Presiden Billy Mambrasar sumbangkan gaji bangun "Learning Center"


Hal ini, menurut Billy Mambrasar, sebagai langkah pemberian hak baik bagi masyarakat Papua untuk secara adil, dapat meningkatkan taraf ekonominya, sebagai mana yang di ketahui bahwa wilayah Papua dan Papua Barat masih berada dalam indikator-indikator pembangunan ekonomi yang relatif masih perlu banyak perbaikan.

Khususnya saat pandemi COVID-19 ini, seperti arahan dari Presiden Jokowi, menurut Billy, protokol kesehatan harus dipatuhi, dengan program-program stimulus ekonomi tetap harus digalakkan agar tidak terjadi resesi.

Permintaan itu, kata Billy Mambrasar, disambut baik oleh pihak WMM yang memang berkomitmen untuk melakukan ekspansi kegiatannya hingga ke timur nusantara ini. "Mereka menyambut baik usulan saya untuk memperhatikan kaum milenial Papua yang ingin berkecimpung dibidang ekonomi," kata Billy.

Sementara itu, Asisten Vice President Bank Mandiri, Leonardo Guntur Silitonga menjelaskan bahwa WMM adalah program permodalan bagi pelaku usaha hasil dari dana CSR Bank Mandiri yang diselenggarakan sejak tahun 2007 lalu. Tujuannya adalah mendukung penciptaan wirausahawan muda yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

"Bank mandiri selaku BUMN konsen mendukung setiap program yang bertujuan untuk memajukan perekonomian di indonesia, khususnya di Papua," katanya.

Hanya saja, Leo menyayangkan bahwa sejak awal program ini baru satu anak muda asal Papua yang mengikuti pelatihan dan berhak mendapatkan modal usaha dari Bank Mandiri.

Dengan hadirnya Billy Mambrasar dalam webminar tersebut, pihaknya berharap banyak anak Papua yang nantinya akan ikut serta dalam program WMM ini.

Terkait alasan dihadirkannya sosok Billy Mambrasar dalam webminar tersebut, Asisten Vice President Bank Mandiri, Leonardo Guntur Silitonga mengatakan, bahwa putra asal Teluk Cenderawasih itu kini juga tengah menjabat sebagai Staff Khusus Presiden merupakan sosok inspiratif dari Bumi Cendrawasih.

"Sosok kak Billy kalau kita tanya ke anak muda sini (Papua) siapa yang paling dikagumi saat ini ya memang kak Billy Mambrasar," kata Leo.
Baca juga: Staf khusus Presiden Billy Mambrasar pilih diomeli teman ketimbang dihujat netizen
Baca juga: Stafsus milenial Presiden Jokowi ingin kerja maksimal tak cuma viral


 
Pewarta :
Editor : Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar