Hattrick Ferdinand Sinaga antar PSM Makassar ke babak kedua kualifikasi Piala AFC

id Psm makassar, lalenok united, piala afc

Hattrick Ferdinand Sinaga antar PSM Makassar ke babak kedua kualifikasi Piala AFC

Kapten PSM Wiljam Pluim dikepung pemain Lalenok United pada babak kualifikasi Piala AFC di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Rabu,(22/1).ANTARA/HO/Media PSM

Kemenangan ini patut disyukuri dan bekal dalam menghadapi laga berikutnya
Makassar (ANTARA) - Ferdinand Sinaga antar PSM Makassar ke babak kedua usai mengalahkan Lalenok United dengan skor 4-1 pada babak kualifikasi Piala AFC di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Rabu.

Empat gol kemenangan tim Juku Eja itu melalui hattrick Ferdinand Sinaga masing-masing pada menit ke 12, 69 dan 72 serta sumbangan striker anyar PSM Rodrigues pada menit 41.

Adapun gol Lalenok United yang sempat mengejutkan tim kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan itu dicetak oleh Daniel Adade ketika pertandingan masih berjalan 2 menit.

Baca juga: Bali United kubur mimpi bermain di Liga Chsmpions Asia setelah kalah telak 0-5 dari Melbourne Victory

Pelatih PSM Makassar Bojan Hodak usia laga mengaku bangga dan bersyukur dengan kemenangan telak atas lawannya tersebut.

"Saya senang dan bahagia dengan hasil ini namun kita masih akan menghadapi dua laga berikutnya (babak penyisihan)," katanya.

Meski meraih kemenangan telak namun pelatih asal Kroasia itu tidak puas dengan penampilan anak asuhnya secara tim.

Menurut dia, penampilan pemainnya terlihat tidak bagus bukan hanya soal fisik namun juga teknik dan taktik dalam bermain yang masih perlu dievaluasi.

"Permainan tim masih jauh dari harapan. Dalam tim ada 7 pemain baru dan mereka butuh waktu untuk memahami satu sama lain," ujarnya.

"Namun yang paling penting hasil yang kita raih dan pemain menunjukkan semangat pantang menyerah berusaha hingga 90 menit," lanjut dia.

"Kemenangan ini patut disyukuri dan bekal dalam menghadapi laga berikutnya," sambung Ferdinand Sinaga.
 
Pewarta :
Editor : Samino Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar