Wagub tekankan pentingnya Usaha Kesehatan Sekolah

id wakil gubernur lampung, bachtiar basri, rakor uks

Wakii Gubernur Lampung Bachtiar Basri pada acara Rapat Koordinasi Tim Pembina Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah (UKS/M) Kabupaten/Kota se- Provinsi Lampung tahun 2018 , Senin (24/9). (Foto: Antaralampung.com/HO)

Saya berharap untuk di Provinsi Lampung sudah ada kelengkapan fasilitas untuk menunjang UKS, kata Bachtiar
Bandarlampung (Antaranews lampung) - Wakil Gubernur(Wagub) Lampung Bachtiar Basri menekankan pentingnya fungsi Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) guna memberi fasilitas kesehatan dan lingkungan yang bersih kepada siswa.

"Saya berharap untuk di Provinsi Lampung sudah ada kelengkapan fasilitas untuk menunjang UKS," katanya saat membuka acara Rapat Koordinasi Tim Pembina Usaha Kesehatan Sekolah/ Madrasah(UKS/M) Kabupaten/Kota se- Provinsi Lampung tahun 2018, di Bandarlampung, Senin (24/9).

Wagub yang juga Ketua Tim Pembina UKS/M Provinsi Lampung mengimbau pentingnya UKS. Karena itu setiap sekolah harus mampu memenuhi persyaratan dalam mendirikan UKS sebagai layanan kesehatan bagi para siswa.

Menurut dia, seharusnya ketika sekolah itu berdiri atau dibangun persyaratan untuk UKSnya juga sudah terpenuhi.

Wagub menyatakan bahwa dalam membumikan atau menghidupkan kegiatan UKS adalah penting untuk dilaksanakan.

"Misalkan bahwa kita akan membumikan kegiatan UKS ini bukan hanya ketika menghadapi lomba saja, tetapi memang kita sadar bahwa yang namanya UKS ini adalah untuk kesehatan anak didik atau calon-calon pemimpin masa depan bangsa," ujarnya.

Ia mengemukakan, bahwa harus adanya kesadaran dalam menjadikan UKS sebagai ruang untuk penyajian kesehatan sekolah.

"Jika ada kesadaran dan juga integritas untuk melaksanakan hal ini, saya rasa akan sangat baik. Saya berharap yang paling penting adalah pengaplikasiannya, tanggung jawab integritas harus dimulai dari diri kita dalam melaksanakan kegiatan UKS ini," katanya.

Melalui Rakor tersebut, ia berharap dapat menghasilkan suatu kesepakatan yang baik untuk UKS yang ada di Provinsi Lampung.

"Rakor hari ini, harus kita tindaklanjuti. Kalau tidak, ini tidak akan menghasilkan apa-apa. Ada kesadaran yang tinggi dari kita semua untuk bisa melaksanakan UKS ini dengan sangat baik dan benar," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Biro Kesejahteraan Sosial Setda Provinsi Lampung, Ratna Dewi mengatakan rakor yang berlangsung 24 hingga 25 September 2018 tersebut bertujuan untuk menentukan kebijakan pelaksanaan dalam rangka memberikan landasan dan pedoman pembina UKS/M.

Selain itu, guna untuk melakukan pengembangan UKS/M secara terpadu, merata, menyeluruh, berdaya guna dan berhasil guna di Provinsi Lampung.

elalui rapat koordinasi tersebut, lanjutnya, diharapkan menuju terkoordinasinya pembina dan pengembangan UKS/M di kabupaten/kota se- Provinsi Lampung.

Ratna juga menyebutkan bahwa pada 2018 Provinsi Lampung dipercaya oleh Tim Pembina UKS Pusat untuk melakukan penyusunan pedoman pembinaan dan pengembangan UKS dalam menyusun lima provinsi.

"Selanjutnya Lampung juga dipercaya untuk menyusun pedoman serta instrumen penilaian Lomba Sekolah Sehat (LSS) UKS untuk tingkat nasional," tambahnya.



 
Pewarta :
Editor: Samino Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar