Puluhan pasangan menikah di Festival Es China

id Puluhan pasangan menikah di Festival Es China

Festival Internasional Es dan Salju Harbin China/file (wikipedia.org)

Harbin (Antara/Reuters) - Dengan mengenakan gaun putih mewah dan setelan hitam di dalam mantel bulu tebal, puluhan pasangan China menerjang suhu beku untuk mengikat janji pernikahan di Festival Es Internasional Harbin di Cina utara.
        
Pernikahan massal menampilkan 34 pasangan bertukar janji di salah satu tempat terdingin di negara itu adalah bagian dari festival ke-34, yang dimulai pada Jumat.
        
"Pertemuan kami adalah karena takdir. Kami bertemu di kafe dan mengalami pasang surut hubungan pada tahun lalu. Namun, salju itu murni, sama seperti cinta kami," kata Zhou Yilu, mempelai wanita berusia 26 tahun dari kota Liaocheng.
        
"Saya merasa ini adalah awal sangat baik dan baru bagi kami," katanya, dengan menambahkan bahwa ia berharap dirinya dan suaminya saling menyayangi dan bahagia selamanya.
        
Tema festival tahun ini adalah "Ice Snow Blooming Garden, Fantastic World" (Taman Salju Es Bermekaran, Dunia Fantastik).
        
Festival tersebut juga menyelenggarakan kontes patung es internasional, di mana lebih dari 60 peserta dari 14 negara menguji kreativitas mereka, mengukir patung-patung rumit seperti burung phoenix, rusa dan kastil.
        
Terdapat juga kompetisi renang dengan lebih dari 600 peserta yang memberanikan diri terjun dalam keadaan dingin.
        
Festival Harbin, yang menarik beberapa juta wisatawan dari seluruh China dan kawasan lebih jauh setiap tahun, berlanjut dengan berbagai kegiatan dan pertunjukan hingga salju mulai mencair pada Februari.

Editor: Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar