Senin, 21 Agustus 2017

Waykanan Cetak Sawah Baru 2.250 Ha

id wayka cetak sawah baru
Waykanan Cetak Sawah Baru  2.250 Ha
Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Lampung Ir. Edi Yanto dan Kolonel Manov dari Mebes TNI AD saat meninjau lokasi cetak sawah baru di Kecamatan Bumi Agung, Kabupaten Waykanan, Selasa (8/8). (FOTO: ANTARA Lampung/Emir FS)
...Kita tahun ini mendapatkan cetak sawah baru 2.250 hektare, ini sudah melebihi target yang sebelumnya 1.500 hektare luas lahan cetak sawah baru, kata Maulana...
Waykanan, Lampung (ANTARA Lampung) - Pemerintah Kabupaten Waykanan,Provinsi Lampung pada tahun ini mendapatkan jatah cetak sawah baru 2.250 hektare yang sebelumnya hanya 1.950 hektare, dikarenakan pengalihan dari salah satu kabupaten tetangga tidak memiliki ketersediaan lahan.

"Kita tahun ini mendapatkan cetak sawah baru 2.250 hektare, ini sudah melebihi target yang sebelumnya 1.500 hektare luas lahan cetak sawah baru," kata Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perternakan Kabupaten Waykanan Maulana Muhidan, di Blambanganumpu, Waykanan, Rabu.

Menurutnya, luas lahan cetak sawah di Kabupaten Waykanan hanya 1.500 hektare, setelah dilakukan koordinasi ke Pemerintah Pusat, pemerintah provinsi dan Upsus Waykanan berhasil menambah menjadi 1.950 tetapi berubah menjadi 2.250 hektare.

Selain itu, jumlah lahan cetak sawah baru ini terbagi di 14 kecamatan yang ada di Kabupaten Waykanan. Hanya ada beberapa kecamatan yang akan mendapatkan alokasi luas lahan cetak sawah baru yaitu, Kecamatan Buaybahuga, Bahuga, Negeriagung, Negarabatin, Pakuanratu, Banjit, Kasui, dan Bumiaung.

Maulana menjelaskan, luas lahan cetak sawah baru ini pada tahun 2018 masih akan terus bertambah, karena Kabupaten Waykanan akan menjadi salah satu penyuplai beras terbesar ke nasional di Provinsi Lampung.

Lahan yang dijadikan cetak sawah baru yaitu, seperti lahan perkebunan karet masyarakat rela menjual lahannya untuk dijadikan lahan pertanian. Sebelum dilakukan pengukuran dan lainnya pihak kabupaten dan provinsi serta didampingi babinsa melakukan sosialisasi kepada masyarakat betapa dibutuhkannya lahan pertanian saat ini.

"Kita harus lakukan sosialisasi kepada masyakat, bila mereka setuju baru akan dilakukan pengukuran," tegasnya

Bukan hanya lahan baru saja, Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perternakan juga memberikan sosialisasi kepada lahan pertanian yang sudah beralih fungsi menjadi lahan jagung, singkong dan lainnya untuk dialihkan kembali menjadi lahan pertanian padi.

Agar semua setiap kecamatan memiliki lahan pertanian dan memiliki sawah.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Lampung Edi Yanto mengatakan jumlah cetak sawah baru di Kabupaten Waykanan mencapai 2.250 hektare ini mendapatkan tambahan dari salah satu kabupaten yang tidak sanggup menambah cetak sawah baru lantaran sudah tidak ada lahan yang akan dijadikan lokasi cetak sawah baru.

Edi juga menjelaskan untuk air yang akan mengaliri lahan pertanian baru yaitu akan mendapatkan suplai air dari bendungan irigasi Oku Timur untuk wilayah Buay Bahuga, Bahuga, dan Bumi Agung. Sedangkan untuk Negara Batin, Pakuan Ratu, dan Negeri Besar melalui aliran suangi Way Umpu. Dan untuk kasui, Banjit, Rebang Tangkas, dan Bardatu mendapatkan aliran bendungan Way Besai.

Tidak perlu takut bila musim kemarau tiba air-air yang sudah ada bisa digunakan, tetapi harus dengan secukupnya. Bila masih kurang manfaatkan sumur bor yang ada di lahan pertanian yang sudah diberikan oleh dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan perternakan, tegasnya.


(ANTARA)
 

Editor: Samino Nugroho

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga

Generated in 0.1108 seconds memory usage: 0.35 MB