Lansia di Lampung harapkan vaksinasi dapat pulihkan ekonomi

id Corona Lampung, vaksinasi lampung, vaksinasi lansia

Lansia di Lampung harapkan vaksinasi dapat pulihkan ekonomi

Salah seorang lansia tengah melakukan vaksinasi COVID-19. Bandarlampung, 5/3/2021 (ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi)

Bandarlampung (ANTARA) - Sejumlah warga lanjut usia (lansia) di Kota Bandarlampung, Provinsi Lampung berharap adanya vaksinasi COVID-19 dapat mendorong pemulihan perekonomian Lampung.

"Tadi sudah divaksinasi dan tidak ada keluhan yang dirasakan, kita berharap adanya program ini dapat kembali memulihkan roda perekonomian masyarakat," ujar salah seorang lansia asal Kota Bandarlampung Marizal Ahmad, di Bandarlampung, Jumat.

Menurutnya, harapan akan pemulihan ekonomi melalui pelaksanaan vaksinasi didasari atas pulihnya rasa aman bagi masyarakat dalam melaksanakan kegiatan keseharian.

"Harapannya ini dapat membantu pemerintah sehingga ekonomi pulih kembali, karena setelah mendapatkan vaksin tentu rasa aman kita kembali pulih, dan imunitas kita bertambah karena ada rasa aman tadi," ujarnya pula.

Ia menjelaskan meskipun telah divaksinasi, para lansia diharapkan agar tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.

"Protokol kesehatan harus tetap dijaga, tidak perlu takut karena pemerintah sepenuhnya bertanggung jawab, bila kita pastikan diri sehat maka segeralah ikut serta dalam vaksinasi," katanya lagi.

Hal serupa juga dikatakan oleh lansia lainnya Sunyoto.

"Semoga setelah adanya vaksinasi ini ekonomi dan kehidupan dapat berangsur pulih, meski kita tetap menerapkan protokol kesehatan sebagai gaya hidup baru," ujar Sunyoto.

Dia mengatakan dalam pelaksanaan vaksinasi tidak ditemukan efek samping atau pun keluhan berlebih.

"Tidak ada keluhan semua baik-baik saja, kalau vaksinasi lansia ini memang kita ditanya dengan rinci oleh petugas dan vaksinasi dosis keduanya pun bukan 14 hari tapi 24 hari," katanya lagi.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Lampung sebanyak 34.592 orang lanjut usia menjadi target sasaran vaksinasi COVID-19 tahap kedua.
Pewarta :
Editor : Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar