Sumsel jadikan "Science Techno Park" percontohan kembangkan pertanian

id gubernur

Sumsel jadikan "Science Techno Park" percontohan kembangkan pertanian

Gubernur Sumsel Herman Deru (Dok.Antara)

Pemprov Sumsel akan menjadikan STP sebagai acuan bagi seluruh kabupaten dan kota di Sumsel dan bagi pelaku usaha pertanian dan perternakan untuk pengembangan komoditas.
Palembang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan akan menjadikan Science Techno Park (STP) di Desa Bakung Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir, sebagai percontohan pengembangan pertanian dan peternakan di daerah itu.

Pemprov Sumsel akan menjadikan STP sebagai acuan bagi seluruh kabupaten dan kota di Sumsel dan bagi pelaku usaha pertanian dan perternakan untuk pengembangan komoditas.

Menurut Gubernur Sumsel Herman Deru di Palembang, Kamis, selain sapi Brahmana dan sapi Bali, di STP, ke depan akan dikembangbiakkan sapi Belgian Blue dan pengembangan inseminasi anakan sapi kembar.

Oleh karena itu pihaknya meninjau STP itu untuk melihat perkembangan teknologi yang ada.

"Sebelas bulan jadi Gubernur saya baru berkesempatan meninjau STP. Melihat ini saya bersemangat dan lebih serius menjadikan lembaga ini sebagai acuan dan rujukan untuk pengembangan komoditas pertanian dan perternakan, " kata gubernur.

Bukan itu saja tetapi juga mulai dari awal hingga produk turunannya untuk mengembangkan perekonomian masyarakat termasuk kabupaten dan kota.

Dia mengatakan meski sarana dan prasarana masih terbatas namun STP dengan lahan seluas 100 hektare sangat menjanjikan dan strategis untuk pengembangan ilmu pertanian dan peternakan termasuk pemasaran produknya.

"Jadi STP mempunyai potensi luar biasa setelah Migas," kata gubernur.

Gubernur minta kepada Badan Penelitian dan Pengembangan Inovasi Daerah Sumsel agar STP dikembangkan lebih modern sesuai perkembangan teknologi digital terkini.

Selain itu nantinya juga akan dikembangkan sapi Belgian Blue di sini. Jika pun belum ada bibitnya, mungkin bisa diminta dalam bentuk sperma (semen) untuk dikawin silang dengan sapi yang ada.

Gubernur menargetkan pada tahun 2020 STP harus mempunyai produk unggulan yang dihasilkan agar dapat menjadi rujukan tidak hanya sebagai pusat pengembangan dan penelitian namun juga harus menarik bagi pelajar SMA dan SMK.

Sebelumnya Kepala Bappeda Sumsel Ekowati Retnaningsih yang juga Plt Kepala Balitbangnovda Sumsel mengatakan, STP berfokus di bidang pertanian dan peternakan juga untuk mengembangkan dan memanfaatkan Iptek.

STP memiliki sarana prasarana berupa kandang sapi, peternakan sapi, peternakan ayam, dan pabrik pakan ternak.

 
Pewarta :
Editor : Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar