Jumat, 18 Agustus 2017

Pastor Kanada kunjungi Korut lebih dari 100 kali

id Korea Korea Utara bebaskan pastor Kanada
Pastor Kanada kunjungi Korut lebih dari 100 kali
Pastor Kanada Hyeon Soo Lim saat menjalani persidangan di Pyongyang Korea Utara pada Desember 2015/file. (Reuters/KCNA)
Beijing (Antara/Reuters) - Gereja wilayah Toronto tempat Lim bertugas telah mengatakan bahwa Pastor Hyeon Soo-lim  telah mengunjungi Korea Utara lebih dari 100 kali sejak 1997 dan membantu mendirikan panti asuhan dan panti jompo.
        
Pada tahun lalu, Lim mengatakan kepada CNN bahwa dia menghabiskan delapan jam sehari untuk menggali lubang di sebuah kamp kerja paksa dimana dia belum melihat tahanan lainnya.
        
Sementara itu, Departemen Luar Negeri AS mengatakan bahwa larangan perjalanan ke Korea Utara, bagi pemegang paspor AS akan mulai berlaku pada 1 September dan warga AS di negara tersebut harus pergi sebelum tanggal tersebut.
        
Para wartawan dan pekerja kemanusiaan diperbolehkan mengajukan permohonan sebagai pengecualian dari larangan itu, departemen tersebut mengatakan dalam sebuah pemberitahuan umum.
        
Pemerintah AS pada bulan lalu mengatakan bahwa akan melarang warganya melakukan perjalanan ke Korea Utara karena adanya risiko "penahanan jangka panjang" di sana.
        
Larangan itu diberlakukan, di saat ketegangan antara AS dan Korut meningkat. Ketegangan dipicu oleh Korut yang berupaya mengembangkan sebuah peluru kendali berhulu ledak nuklir yang mampu menghantam wilayah AS.
        
Korea Utara akan menjadi satu-satunya negara terlarang dikunjungi oleh warga AS.

Korea Utara membebaskan seorang pendeta Kanada, yang menjalani hukuman seumur hidup di negara itu, dengan alasan kemanusiaan, kata kantor berita resmi KCNA, Rabu.
 
Antara/Reuters
GNC Aryani/B Soekapdjo
    

Editor: Hisar Sitanggang

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga

Generated in 0.0108 seconds memory usage: 0.35 MB